A.S. Roma

A.S. Roma atau Associaione Sportiva Roma yang kerap dipanggil cukup dengan Roma merupakan klub professional Italia yang berlaga di Serie A, kopetisi kasta teratas Italia.Roma didirikan pada tahun 1927 lewa sebuah merger tiga klub berbeda. Sepanjang eksistensi klub, Roma telah menghabiskan waktu seluruhnya bermain di Seria A, kecuali musim 1951/1952. Roma telah menjuarari Serie A sebanyak tiga kali, yakni di musim 1941/1942, 1982/1983, dan 2000/2001. Sementara di aang Coppa, Roma telah merajainya sebanyak Sembilan kali dan dua kali di Supercoppa Italiana. Di kancah Eropa, Roma adalah klub pengoleksi satu trofi Inter-Cities Fairs Cup dan runner up di European Cup 1983/1984 serta UEFA Cup 1990/1991.

Sejak tahun 1953, Roma memainkan semua laga kandangnya di Sadio Olimpico yang mampu menampung hingga kurang lebih 72.000 penonton. Selain Roma, Lazio juga menggunakan stadion ini sebagai kandangnya. Stadion Olimpico ini merupakan stadion kedua terbesar di Italia setelah San Siro. Roma berencana untuk pindah ke stadion baru yang hendak dimulai pembangunannya beberapa saat lagi. Warna kebesaran klub adalah ungu atau lebih tepatnya Tyrian purple berpadu dengan emas. Dari hal itu juga tersematlah julukan bagi tim ini, I Giallorossi yang berarti the yellow and reds. Lambang klub berup srigala dan dua balita yang merujuk pada mitos pendirian Kota Roma.

Di Italia, Roma adalah klub yang memiliki banyak klub rival dan yang paling panas adalah Lazio, klub yang juga berbagi sadion kandanganya dengan Roma. Pertandingan antara Roma dan Lazio disebut dengan Derby della Capitale. Rivalitas panas antara kedua klub ini bahkan memiliki catatan kelam di masa silam. Seorang fan Lazzio, Vincenzo Paparelli di musim 1979/1980 meninggal dunia diakibatkan oleh api flare dari kubu Curva Sud dan di tahun 2004 ketika terdapa rumor terjadi pembunuhan di luar stadium kala kedua klub bertanding.

Skuad A.S. Roma

No Pos Pemain No Pos Pemain
2 DF Antonio Rudiger 26 DF Rick Karsdorp
3 DF Juan Jesus 30 MF Gerson
4 MF Radja Nainggolan 33 DF Emerson
6 MF Kevin Strootman 44 DF Kostas Manolas
7 MF Lorenzo Pellegrini 92 FW Stephen El Sharawy
8 MF Diego Perotti 99 DF Abdullahi Nura
9 FW Edin Dzeko DF Hector Moreno
13 DF Bruno Peres DF Leandro Castan
16 MF Daniele De Rossi DF Moustapha Seck
18 GK Bogdan Lobont DF Nobert Gyomber
19 GK Alisson MF Matteo Ricci
20 DF Federico Fazio MF Maxime Gonalons
21 DF Mario Rui MF William vainqueur
24 MF Alessandro Florenzi FW Umar Sadiq

 

Sejarah A.S. Roma

A.S. Roma didirikan tahun 1927 ketika Italo Foschi menginisiasi sebuah merger dari klu-klub Roma terdahulu yang semula berlaga di Italian Football Championship. tiga klub itu adalah Roma FC, SS Alba-Audace, dan Fortitudo-Pro Roma SGS. Merger tersebut bertujuan untuk membentuk klub yang lebih kuat guna memberikan perlawanan di mana saat itu klub-klub kuatt italia banyak berasal dari Italia bagian Utara. Hanya S.S. Lazio yang menolak untuk melakukan merger. Hel tersebut disebabkan oleh intervensi militer General Vaccaro, anggota klub dan eksekutif Italian Football Federation. Klub  baru Roma hasil merger itu mulanya bermain di Motovelodromo Appio Stadium sebelum akhirnya pindah ke kota kelas pekerja di testaccio, stadion yang dibuka pada November 1929. Awal mula Roma bergaung terjadi pada musim 1930/31 Championship ketika mereka mampu menjadi runner up di bawah Juventus. Sang kapten, Attilio Ferraris, Guido Masetti, Fulvio Bernardi, dan Rodolfo Wolk adalah salah tiga pemain terpenting Roma pada periode itu.

Mendatangkan beberapa pemain anyar dan meningkatkan terus performa tim, Roma semakin mensejajarkan diri dengan klub-klub besar Italia lainnya. di bawah asuhan Luigi babesino, Roma hampir menjadi penguasa di liga musim 1935/1936 sebelum akhirnya finis di posisi dua, hanya tertinggal satu poin di bawah pemuncak klasemen, Bologna. Roma kembali ke performa apiknya setelah di akhir era 1930-an mengalami inkonsistensi penampilan. Akhirnya, musim 1941/1942, Roma meraih trofi liga italia yang tak pernah diduga-duga. Ini menjadi scudetto pertama bag Roma. Saat itu, 18 gol sukses ditoreh bomber loka, Amedeo Amadel di sepanjang musim.

Roma mampu menambah koleksi trofi cup di lemari penyimpanannya pada tahun 1972 usai menumbangka Blackpool di final Anglo-Italian Cup dengan skor 3-1. Selama 1970-an, Roma berada di puncak klasemen setengah musim liga berjalan. Torehan terbaik A.S. Roma di liga selama periode 1970-an adalah dengan bertengger di posisi ketiga liga musim 1974/1975. Giancarlo De Sisti dan Francesco Rocca adalah dua pemain yang cukup berjasa mengangkat performa tim di masa itu.

Di era 2000-an, Roma memulainya dengan baik, yakni menjuarai Serie A di musim 2000/2001. Scudetto itu mesti ditentukan hingga pekan terakhir dan Roma kala itu sukses menekuk Parma 3-1 yang berate mengunci gelar juara Serie A untuk Roma. Kapten klub, Francesco Totti adalah alasan besar dibalik kemenangan itu dan ia kemudian menjadi tokoh atau legenda klub Roma. Pemain lain yang saat itu juga berperan besar mengantarkan Roma ke tangga juara Serie A di antaranya adalah Aldair Cafu, Gabriel Batistuta, dan Vincenzo Montella. Musim berikutnya, Roma mencoba untuk mempertahankan scudetto. Sayangnya, Roma mesti puas finis di posisi kedua di bawah Jupventus dengan selisih hanya satu poin. Ini menjadi awal di mana setelah itu Roma kerap menjadi runner up baik itu di Serie A maupun di Coppa.

9 Juli 2006, beberapa pemain Roma tercatat ikut memperkuat Tim Nasional Italia. Mereka adalah Francesco Totti, Daniele De Rossi, dan Simone Perotta. Saat itu, mereka berlaga di Piala Duni 2006 dan berhasil melenggang hingga babak final. Kemudia sebuah skandal Serie A terungka sepanjang tahun 2006 dan Roma menjadi bagain dari skandal terseebut. Musim 2005/2006, Roma menjadi runner up Coppa Italiana setelah kalah dari Internazionale di babak final. Musim berikutnya, Roma finis di posisi dua Serie A yang berarti bahwa Roma telah finis sebagai runner up berulang-ulang sepanjang dekade tersebut.

Awal tahun 2016, Luciano Spalletti ditunjuk untuk mengani klub. Tanggal 21 Februari, Totti mengkritik Spaletti di depan publik berkenaan dengan sikap Spaletti yang kurang cermat dalam memainkannya selepas kesembuahan Totti dari cidera. Selama musim panas 2016, Roma kehilangan bintang lapangan tengahnya, Miralem Pjanic yang hijrah ke Juventus dan keputusan ini diambil klub untuk meningkatkan kondisi finansial tim.

Staf kepelatiah A.S. Roma

Posisi Nama
Pelatih Kepala Eusebio Di Francesco
Wakil Pelatih Marco Domenichini
Asiste Pelatih Daniele baldini
Alessandro pane
Aurelio Andreazzoli
Direktur Teknik Manolo Zuiria
Pelatih Kiper Marco Savorani
Pelatih Fitnes Manrico Ferrari
Luca Franceschi
Vito Scala
Manajer Tim Salvatore Scaglia
Vidio Analyst Simone Beccaccioli
Direktur Performa Darcy Norman
Pelatih Kepala Ketahanan Ed Lippie
Dokter Tim Helge Riepenhof
Ricardo Del Vescovo
Fisioterapist Damiano Stefanini
Valerio Flamimini
Marco Ferrelli
Alessandro Cardini
Marco Esposito
Osteopath Wlter Matinelli
Nutrionist Guido Rillo

 

Stadion Olimpico

A.S. Roma bermarkas di Stadion Olimpico. Sebelumnya, Roa bermuki di Motovelodromo Appio. Roma hanya bermain di Motovelodrormo itu hingga musim 1927/1928 sebelum akhirnya panda ke Campo Testaccio dan bermarkas di sana dari 1929 hingga 1940. Selanjutnya Roma pindah ke Stadio Nazionale del PNF yang mana klub ini menghabiskan waktu selama 13 tahun untuk melakoni seluruh laga kandanganya di sana. Baru di musim 1953/1954, A.S. Roma mulai menghuni Stadio Olimpico yang juga digunakan Lazio sebgai kandangnya.

Stadion Olimpico ini dimiliki oleh Italian National Olympic Committee dan dioperatori oleh A.S. Roma sendiri dan S.S. Lazio. Stadion yang mampu menampung hingga kurang lebih 70.543 penonton ini dibuka tahun 1953 dan direnovasi secara besar–besaran di tahun 1990. Annibale Vitellozzi merupakan arsitek di balik pembangunan Stadion Olimpico. Tanggal 30 Desember 2012, Presiden A.S. Roma, James Pallotta mengumumkan pembangunan stdaion baru mereka yang terletak di Tor di Valle, Roma. Stadion baru itu dinamai Stadio della Roma dan berkapasitas 60.000 penonton.

Prestasi A.S. Roma

Kompetisi Tahun
Serie A 1941/1942, 1982/1983, 2000/2001
Coppa Italia 1963/1964, 1968/1969, 1979/1980, 1980/1981, 1983/1984, 1985/1986, 1990/1991, 2006/2007, 2007/2008
Supercoppa Italiana 2001, 2007
Serie B 1951/1952
Inter-Cities Fairs Cup 1960/1961

Leave A Comment