Andre Silva Wujud Keseriusan AC Milan

Andre Silva bisa dikatakan adalah wujud keseriusan pemilik baru AC Milan untuk merebut hati para suporter. Dengan merekrut pemain dan bergerak aktif pada fase awal bursa transfer musim panas menjelang bergulirnya musim 2017-2018 membuktikan bahwa mereka tak main-main untuk mengarungi musim yg akan datang.

Dalam waktu kurang dari dua minggu, konsorsium China yg dipimpin oleh Li Yonghong itu sudah melakukan empat perekrutan. Pada tanggal 30 Mei 2017 lalu, mereka berhasil merekrut Mateo Musacchio direkrut dari Villareal dengan harga transfer 18 juta euro.

Hanya tiga hari berselang mereka merekrut Franck Kessie dengan status pinjaman dari Atalan dengan durasi dua tahun. Untuk Franck Kessie mereka membayar senilai 8 juta euro dan mereka wajib untuk membelinya pada akhir masa peminjaman.

Setelah itu pada tanggal 8 Juni 2017, I Rossonerri mendatangkan Ricardo Rodriguez dari Wolfsburg. Bek asal Swiss tersebut dibeli oleh Milan dengan harga 18 juta euro. Terakhir pada hari Senin 11 Juni 2017 mereka merekrut satu pemain lagi dari FC Porto, Andre Silva. Stiker asal Portugal tersebut mereka beli dengan harga 38 juta euro atau setara dengan Rp 565 miliar.

Angka 38 juta euro adalah nilai yg terbilang besar bagi AC Milan. Sepanjang sejarah klub tersebut, mereka hanya pernah empat kali melakukan pembelian dengan harga di atas 30 juta euro. Andre Silva pun menjadi pembelian termahal kedua yg pernah dilakukan oleh AC Milan. Sementara itu pemain termahal mereka adalah Manuel Rui Costa yg direkrut dari Fiorentina pada tahun 2001 lalu dengan harga 42 juta euro.

Usai menjalani tes medis pada hari Senin 12 Juni 2017 lalu, Andre Silva menemui awak media. Ebgitu keluar dari Klinik La Madonnina, ia mengutarakan bahwa kesempatan bergabung dengan AC Milan membuatnya merasakan keterkejutan yg menyenangkan.

Transfer Andre Silva ke AC Milan sendiri memang terbilang cukup mengejutkan.  Soalnya pada hari Minggu sebelumnya, ia baru datang ke markas AC Milan. Namun pada saat yg sama kesepakatan kontrak personal serta harga antara AC Milan dan Porto langsung tercapai. Keesokan harinya agen bola terbaik Indonesia langsung menjalani tes medis.

Andre Silva Tak Masalah Dengan Posisi Bermain

Andre Silva mengutarakan bahwa dirinya merasa sangat bahagia berada di Milan. Ia mengaku mengetahu sejarah dan kebesaran I Rossoneri dan rasanya seperti sebuah mimpi bisa menjadi bagiannya. Ia juga meyakinkan bahwa dirinya akan memberikan yg terbaik untuk Si Merah Hitam dan meraih berbagai gelar dengan seragam I Rossoneri.

saat ditanyai wartawan mengenai posisinya di AC Milan, Andre Silva mengaku tak masalah dengan apa pun.  Saat bersama Porto, ia biasa menjad ujung tombak dalam formasi 4-2-3-1 dan penyerang tengah dalam sistem 4-3-3.

Sementara itu di timnas Portugal, Andre Silva juga tampik baik duet bersama Cristiano Ronaldo dengan pola 4-2-2. Belakangan bahkan timnas Porugal juga menggunakan posisi 4-3-3 dengan Andre Silva menempati posisi penyerang tengah dan Ronaldo sebagai penyerang kiri.

Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella diketahui sering menggukana skema 4-3-3 dan Silva diproyeksikan  akan menjadi penyerang tengah dalam sistem itu, didampingi oleh Suso sebagai penyerang kanan dan Giacomo Bonaventura di sebelah kiri.