AS Monaco Dan Rahasia Suksesnya

AS Monaco tampil sangat gemilang pada musim ini. Tim Ligue 1 Perancis ini berhasil membuat banyak kalangan merasa terkejut berkat performa sensasional mereka.

Tim asuhan Leonardo Jardim ini berpeluang besar meraih dua gelar bergengsi sekaligus pada musim ini. Yaitu trofi kasta teratas sepak bola Perancis, Ligue 1 dan juga trofi Liga Champions. Karena itu tak heran bila lantas ada banyak kalangan yg merasa penasaran dengan rahasia sukses mereka pada musim ini.

Dengan empat laga tersisa pada musim ini, AS Monaco saat ini berada di puncak klasemen sementara Ligue 1. Mereka unggul tiga angka dari pesaing terdekat mereka di Ligue 1, Paris Saint Germain. Tim ini juga memiliki keunggulan satu laga dibandingkan dengan Les Parisiens.

Bila mereka berhasil meraih titel Ligue 1 pada musim ini maka mereka akan mengakhiri puasa gelar selama kurang lebih 17 tahun terakhir.

Sementara itu untuk di ajang Liga Champions, AS Monaco tercatat sebagai tim termuda. Rata-rata usia pemain dalam tim ini adalah 25,4 tahun. Walau menjadi tim dengan rataan usia termuda di Liga Champions, Radamel Falcao dan kawan-kawan menurut slotbola telah berhasil membuktikan diri sebagai tim yg muda dan berbahaya.

AS Monaco Perhatikan Asupan Nutrisi Pemain

AS Monaco mencapai babak semifinal Liga Champions dengan perjalanan yg cukup sensasional. Setelah berhasil menjadi juara grup, mereka juga berhasil menyingkirkan Manchester City dan Borussia Dortmund.  Padahal Dortmund adalah finalis Liga Champions edisi musim 2012-2013 silam.

AS Monaco ternyata memiliki rahasia yg cukup besar dibalik kesuksesan mereka pada musim ini. Rahasia ini ternyata memiliki hubungan dengan makanan yg dikonsumsi oleh para pemain mereka sepanjang musim ini.

Ternyata kebiasaan tersebut bermula dari kebiasaan para pemain AS Monaco mengirimkan foto makanan yg mereka buat sendiri di rumah pada dokter tim, Philippe Kuentz. Para pemain tersebut melakukan hal tersebut dengan tujuan membuat sang dokter merasa bangga lantaran mereka telah mengikuti anjuran dan sarannya terhadap makanan yg baik bagi tubuh mereka.

Hal tersebut belakangan membuat sang dokter terinspiras untuk menganalisis jumlah serta kualitas makanan yg diunggah oleh para pemain tersebut dan kemudian meresponnya. Tindakan tersebut agen bola terpercaya sadari adalah bagian dari pendekatan terpadu untuk nutrisi, diet dan juga ilmu olahraga yg diyakini oleh Kuentz telah berhasil membuat AS Monaco memiliki peluang besar utnuk emraih gelar Ligue 1 untuk pertama kalinya sejak 17 tahun terakhir dan juga keberhasilan mereka lolos ke babak semifinal Liga Champions.

Dalam prosesnya, Kuentz bersama dengan timnya telah berusaha untuk mengajarkan para pemain AS Monaco  mengenai kenikmatan makanan dan manfaat dari gaya hidup sehat utnuk membantu mereka meningkatkan kinerja mereka saat berlaga di lapangan.

Strategi ini juga membuat AS Monaco memutuskan untuk serius berinvestasi pada ahli gizi, ilmu olahraga dan juga berusaha untuk menciptakan makanan yg bisa dikonsumsi oleh para pemain mereka yg berasal dari berbagai latar belakang berbeda.

Bahkan dikabarkan bahwa seorang juru masak selalu mendampingi mereka kemana pun AS Monaco pergi. Dalam program mereka ini, tekanan darah serta tingkat hidrasi para pemain selalu dipantau secara teratur untuk mengetahui nutrisi serta vitamin yg mereka butuhkan. Dari hasil tes tersebut, diet dan porsi makanan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pemain.

Sebenarnya penerapan nutrisi tepat sebagai salah satu cara peningkatkan kinerja atlet bukanlah hal baru dalam dunia sepak bola. Sebelum AS Monaco menerapkannya, sudah ada Bayern Muencehn, Barcelona dan beberapa tim Premier League yg juga sudah menerapkan cara yg sama untuk meningkatkan performa para pemain mereka.