Carlos Bacca Bisa Saja Pergi Karena Andre Silva

Carlos Bacca mungkin berada dalam keadaan terancam. Penyebabnya tak lain adalah kehadiran Andre Silva, pemain yang baru saja diboyong oleh AC Milan pada bursa transfer musim panas 2017 ini dari FC Porto. Banyak kalangan beranggapan, kedatangan Andre Silva akan memicu kepergian Carlos Bacca dari San Siro.

AC Milan baru saja mengumumkan perekrutan Andre Silva pada tanggal 12 Juni 2017 lalu. Tak tanggung-tanggung, I Rossonerri mengeluarkan uang sebesar 38 juta euro atau setara dengan Rp 566 miliar untuk mendapatkan penyerang berusia 21 tahun tersebut.

Nilai tersebut tergolong fantastis untuk AC Milan lantaran mereka hanya beberapa kali merekrut pemain dengan harga 30 juta euro atau lebih. Tepatnya hanya empat kali saja. Dengan harga 38 juta euro, Andre Silva pun berada di urutan kedua dalam daftar pembelian termahal AC Milan sepanjang masa.

Di posisi pertama, ada Manuel Rui Costa yang juga berasal dari Portugal. Pada tahun 2001 lalu, AC Milan mendatangkannya dengan harga transfer 42 juta euro.

Di saat AC Milan tengah bersuka cita lantaran kedatangan juru gedor baru, salah satu pemain mereka pun tampaknya menjadi was- was. Sergio Barila, selaku agen dari Carlos Bacca menyebutkan bahwa tak tertutup kemungkinan bagi kliennya itu untuk hengkang pada bursa transfer musim panas 2017 ini.

Sejauh ini kabar menyebutkan bahwa raksasa Perancis, Paris Saint Germain, menjadi tim yang berkeinginan paling kuat untuk memboyong Carlos Bacca. Sementara itu, klub Premier League Inggris, West Ham United juga diberitakan ingin mendapatkan tanda tangannya.

Sergio Barila beberapa waktu lalu juga menyebut bahwa PSG bisa jadi salah satu opsi bagi Carlos Bacca. Menurutnya Ligue1 saat ini adalah salah satu liga terbaik di Eropa dan sang kilen pun memang ingin terus berkarir di level tertinggi Benua Biru.

Carlos Bacca Belum Tertarik Untuk Bergabung Ke Klub China

Carlos Bacca pun faktanya dilirik oleh beberapa klub Liga Super China. Setidaknya ada tiga klub Negeri Tirai Bambu yang ingin merekrut Carlos Bacca. Tiga klub tersebut adalah Tianjin Quanjian,  Guangzhou Evergrande dan Shanghai Shenhua.

Akan tetapi Sergio Barila mengatakan bahwa Carlos Bacca sama sekali tak tertarik pada tawaran di luar Eropa untuk saat ini. Hal itu cukup beralasan lantaran ada banyak pemain papan atas yg masih ingin bermain di level tertinggi. Carlos Bacca sendiri setau slot mesin online memang tengah berada di puncak karirnya, karena itu bermain di level tertinggi tentu adalah keharusan baginya.

Carlos Bacca sendiri adalah komponen penting di AC Milan. Pemain berusai 30 tahun itu menjadi top scorer I Rossonerri pada musim 2016-2017 lalu dengan total koleksi 14 gol. Bila dihitung secara keseluruhan, Carlos Bacca sudah menyumbangkan total 34 gol untuk AC Milan sejak ia bergabung ke San Siro dari Sevilla pada tahun 2015 lalu.

Selain itu, faktanya pemain ini pun masih terikat kontrak dengan AC Milan hingga tiga tahun mendatang, atau hingga tahun 2020 mendatang. Akan tetapi tentu tak tertutup kemungkinan baginya untuk pergi bila tak ada jaminan bahwa dirinya takkan tergeser.