Celta de Vigo

Celta de Vigo memiliki nama lengkap Real Club Celta de Vigo, S.A.D.. klub yang berbsis di Vigo, Galicia ini menjadi salah satu klub yang berlaga di kompetisi La Liga. Celta de Vigo didirikan pada tanggal 23 Agustus 1923 dari sebuah proses merger atau penggabungan antara dua klub, Real Vigo Sporting dan Real Fortun Football Club. Klub berjuluk Celestes yang dalam bahasa Inggris berarti The Sky Blues ini berkostum biru langit berpadu dengan celana putih, sesuai dengan warna kebesaran klub.

Celta de Vigo bermarkas di Stadion Balaidos. Stadion yang dibuka tahun 1928 ini memiliki kapasitas kurang lebih 31.800 orang. klub ini terlibat hubungan rivalitas yang cukup tinggi dengan klub Galicia lainnya, Deportivo de La Coruna. Galician Derby adalah tajuk keika kedua tim beradu.

Celta Vigo sudah tiga kali merasakan partai final Copa del Rey. Sayangnya, klub ini belum sekalipun keluar sebagai juaranya. Salah satu musim terbaik Celta Vigo adalah musim kompetisi 1970/1971 yang mana klub ini mampu finis tanpa terkalahkan di kandang sepanjang musim dan mulai akrab disebut sebagai “giant-killers” atau pembunuh raksasa. Saat itu, di liga domestik, Celta Vigo finis di posisi keenam dan menjalani kualifikasi UEFA Cup untuk yang pertama kalinya. Namun, capaian terbaik Celta Vigo di liga terjadi di musim 2002/2003 di mana mereka sanggup finis di urutan keempat tabel klasemen. Dengan begitu juga, Celta berhak atas jatah kualifikasi di UEFA Champions League 2003/2004 yang kemudin gugur di babak 16 besar berkat kekalahannya dari tim asal London, Arsenal.

Skuad Celta de Vigo

No Pos Pemain No Pos Pemain
1 GK Sergio Alvarez 13 GK Ruben Blanco
2 DF Hugo Mallo 15 MF Alvaro Lemos
3 DF Andreu Fontas 16 MF Jozabed
4 MF Pape Cheikh Diop 17 MF Andrew Hjulsager
5 MF Marcelo Diaz 18 MF Daniel Wass
6 MF Nemanja Radoja 19 DF Jonny
7 MF Theo Bongonda 20 DF Sergi Gomez
8 MF Pablo Hernandez 21 DF Carles Planas
9 FW John Guidetti 22 DF Gustavo Cabral
10 FW Iago Aspas 23 MF Josep Sene
11 MF Pione Sisto 24 DF Facundo Roncaglia
12 MF Claudio Beauvue 25 FW Giuseppe Rossi

Sejarah Celta de Vigo

Celta de Vigo didirikan sebagai bentuk ambisi agar klub yang berasal dari Vigo sanggup meraih prestasi yang lebih besar di level nasional bahkan internasional. Gagasan tersebut kemudian diaplikasikan dengan keputusan untuk menggabungkan dua klub menjadi satu klub yang nantinya diharapkan memiliki kekuatan yang lebih besar. Penggagas ide tersebut adalah seorang penulis olah raga di surat kabar/majalah Faro de Vigo, Manuel de Castro yang dikenal sebagai Handicap. Manuel de Castro mulai menulis artikel-artikel tentang keharusan suatu pergerakan di Vigo yang bisa mempersatukan, menghasilkan klub yang kuat. Slogan yang dipakai Castro untuk menyebarkan gagasannya tersebut adalah “Todo por y para Vigo” yang dalam bahasa nggris berrarti All for and to Vigo. ‘Profokasi’ Castro ini mulai mendapat perhatian dua tokoh berbeda yang menjadi petinggi dua klub berbeda d wilayah Vigo, manajer Real Vigo Sporting dan manajer Real Club Fortuna de Vigo. Gagasan Castro sendiri didukung secara terbuka ketika dirinya mempresentasikan gagasannya di acara Royal Spanish Football Federation di Madrid tanggal 22 Juni 1923.

Tanggal 12 Juli 1923, dalam perhelatan pertemuan rutin annual general meetings (AGMs) Vigo dan Fortuna yang digelar di Odeon Theatre dan di Hotel Moderno, merger antara dua klub Vigo, Real Vigo Sporting dan Real Club Fortuna de Vigo  dilakukan. Beragam usulan nama seperti Real Union de Vigo, Club Galicia, Real Atlantic, Breogan, dan Real Club Olimpico bermunculan. Lantas namayang keudian popular dipakai oleh klub adalah real Club Celta. Celta sendiri merujuk pada etnis ras Galicia, Celts. Manuel Barcena de Andres menjadi presiden pertama klub. Di pertemuan tersebut, AGM, diputuskan pula skuad klub sebagai berikut; Isidro, Lilo, dan Rubido sebagai penjaga gawang. Otero, Pasarin, Juanito Clemente, dan Daniel y Kaito sebagai pemain bertahan. Jacobo Torres, Balbino, Queralt, Hermida, Pombo, Cruces, dan Cordoba Maximo y Bienvenido sebagai pemain tengah. Reigosa, Chiarroni, Posada, Polo, Correa, Gerardito, Ramon Gonzalez, Caride, Pinila, Salvador, Chincha, Miguelito y Casal, dan Park sebagai penyerang. Terakhir, Francis Cuggy sebagai manajer.

Dari tahun 1997 hingga 2003, bisa dikatakan sebagai periode terbaik Celta de Vigo. Bagaimana tidak, di UEFA Cup 1998/1999, Celta menekuk Liverpool dengan agregat 4-1, menang agregat 4-0 dari Juventus pada pagelaran UEFA Cup 1990/2000, dan kemengan kandang 7-0 dari Benfica di UEFA Cup 1999/2000. Musim 2003/2004, Celta de Vigo sampai di 16 besar UEFA Champions League setelah dikalahkan Arsenal dengan agregat 5-2 di babak tersebut. Tercatat pemain-pemain yang cukup besar pengaruhnya sepanjang periode ini di antaranya Alexander Mostovol, Valery Karpin, Haim Revivo, Pablo Cavallero, Eduardo Berizzo, Claude Makelele, Mazinho, Gustavo Lopez, Catanha, Lyuboslav Penev, dan lainnya.

Musim 2003/2004 menjadi begitu dramatic bagi Celta de Vigo. Semusim sebelumnya, klub ini mampu finis di posisi empat liga dan membawanya lolos ke Liga Champions. Lantas di Liga Champions, tak begitu buruk, Celta mencapai babak 16 besar sebelum akhirnya disingkirkan Arsenal. Sayangnya, Celta tak bisa menapikan hasil buruk di liga. Celta de Vigo hanya mampu finis di posisi kedua dari bawah. Alhasil, Celta menghadapi jurang degradasi ke Segunda Division. Beruntungnya, Celta mampu berbenah dengan cepat hingga semusim berikutnya, 2004/2005, Celta kembali ke kastas tertinggi sepak bola Spanyol. Di musim 2005/2006, Celta de Vigo finis di peringkat enam dan sekali lagi turut unjuk gigi di UEFA Cup. Musim 2006/2007, Celta kembali terdegradasi ke Segunda Division setelah hanya mampu finis di posisi ke 18 tabel klasemen.

Celta de Vigo kembali ke La Liga tanggal 3 Juni 2012 setelah selama lima musim berlaga di Segunda Division. Di come backnya Celta berhasil manghindari deradasi setelah di laga terakhirnya berhasil mengalahkan Espanyol 1-0 yang membuat Celta finis di posisi 17. Tahun 2013, Celta mendapat tanda tangan Luis Enrique. Di bawah asuhannya, Celta de Vigo finis di posisi Sembilan. Setelah itu, posisi Enrique digantikan oleh Eduardo Berizzo yang kemudian mampu mengantarkan Celta finis di posisi delapan La Liga musim 2014/2015 dan finis di posisi enam di musim berikutnya, posisi terbaik yang diraih Celta selama sepuluh tahun terakhir. Atas hasi tersebut juga, Celta memastikan satu tempat di UEFA Europa League 2016/2017. Di kompetisi Eropa tersebut Celta mampu sampai di babak semifinal sebelum akhirnya disingkirkan Manchester United.

Manajemen dan Kepelatihan Celta de Vigo

Posisi Nama
Presiden Carlos Mourino
Wakil Presiden Ricardo Barros Hermida
Pedro Posada
Direktur Spak Bola Miguel Torrecilla
Pelatih Kepala Juan Carlo Unzue
Asisten Pelatih Roberto Bonano
Asisten Manajer Ernesto Marcucci
Pelatih Fitnes Pablo Fernandez
Pelatih Kiper Carlos Kisluk

Estadio de Balaidos

Celta de Vigo melakoni semua laga kandangnya di Estadio Municipal de Balaidos, Galicia, Spanyol. Stadion ini dibuka sejak tahun 1928. Di tahun 2004, Estadio de Balaidos mendapatkn renovasi besar-besaran yang mana menghasilkan penambahan kapasitas hingga kurang lebih 31.800 penonton.

Laga pembuka di stadion ini berlangsung tanggal 30 Desmber 1928 yang mempertemukan antara Celta de Vigo dengan Real Union Irun. Lalu, Estadio de Balaidos ini menjadi salah satu stadion yang dipilih sebagai venue Piala Dunia 1982 di Spanyol. Saat itu, sebagai persiapan penyelenggaraan ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut, Stadion Balaidos mendapat dana investasi besar yang diaplikasikan dengan pembangunan tribun selatan yang kemudian menambah kapasitas stadion hingga 40.000 orang.

Berkenaan dengan kembalinya Celta ke La Liga setelah absen lima tahun, presiden klub berencana terus mengembangkan stadion guna menadi lebih modern dan lebih lengkap lagi fasilitisnya. Sayangnya, rencana tersebut kerap menjadi sebatas rencana berkenaan dengan krisis finansial di tahun 2008.

Prestasi Celta de Vigo

Kompetisi Tahun
Segunda Division 1935/1936, 1981/1982, 1991/1992
Segunda Division B 1980/1981
Tercera Division 1930/1931
UEFA Intertoto Cup 2000
Galician Championship 1923/1924, 1924/1925, 1925/1926, 1929/1930, 1931/1932, 1933/1934
Asturian-Galician Championship 1934/1935
Galician Cup 2007, 2008

Kit dan Aparel Celta de Vigo

Celta de Vigo berkostum merah dan celana hitam dengan kaos kaki berwarna biru. Itu adalah seragam asli klub. Namun, itu kemudian berubah pada waktu yang tidak diketahui, kostum Celta menjadi berwarna biru langit dengan garis-garis putih, merepresentasikan bendera Galician. Tentang sponsor, Celta de Vigo mempunyai catatan menarik. Celta de Vigo menjadi klub dengan sponsor terlama di Spanyol. Bayngakan, sejak tahun 1986 hingga tahun 2016, Celta de Vigo disponsori oleh Citroen. Berikut adalah data apparel dan kit sponsor Celta de Vigp.

Periode Aparel Kit Sponsor
1980-1982 Meyba None
1982-1986 Adidas
1986-2010 Umbro Citroen
2010-2013 Li-Ning
2013-2016 Adidas
2016- Estrella Galicia

Leave A Comment