Deportivo La Coruna

Deportivo La Coruna merupakan salah satu klub yang berlaga di La Liga, kompetisi tertinggi sepak bola Spanyol. Klub yang berbasis di Kota Coruna, Galicia ini memiliki nama lengkap Real Club Deportivo de La Coruna. Didirikan pada tahun 1906, Deportivo pernah merasakan menjadi runner-up di lima musim liga dan sekali keluar sebagai juara di musim 1990/2000. Selain itu, klub ini telah mengumpulkan dua trofi Spanish Cup dan tiga trofi Spanish Super Cups. Deportivo La Coruna, dalam dua puluh tahun terakhir ini belum pernah turun kasta ke kompetisi-kompetisi di bawah La Liga. Deportivo juga secara reguler kerap finis di papan tengah tabel klasemen yang secara otomattis mengunci satu tempat di kompetisi Eropa. Deportivo pun tercatat pernah menadi kontestan kompetisi raja-raja Eropa, Liga Champions, sebanyak lima kali. Capaian tertingginya di Liga Champions terjadi pada musim 2003/2004 ketika mereka mampu sampai di babak semi final.

Deportivo La Coruna terkenal dengan sejumlah julukannya seperti Branquiazuis (the blues and whites), Deportivo Depor, Super Depor, Turcos (the Turks), dan Herculinos. Sejak tahun 1944, Deportivo memainkan laga kandangnya di Stadion Riazor. Stadion berkapasitas kurang lebih 34.600 orang ini terletak di wilayah Galicia. Seragam tradisional Deportivo La Coruna berwarna biru dan putih berpola garis dengan celana dan kaos kaki yang juga berwarna biru. Celta de Vigo merupakan klub dari area Galician lainnya yang tidak lain adalah rival Deportivo La Coruna. Pertemuan kedua klub diberi tajuk Galician derby.

Deportivo telah menghabiskan 46 musim di Primera Division (La Liga), 39 musim di Segunda Division, semusim di Segunda Division B, dan semusim di Tercera Division. Di level Eropa, Deportivo La Coruna telah berpartisipasi 5 kali pagelaran UEFA Champions League, 5 kali UEFA Cup, sekali UEFA Cup Winners’ Cup, dan 2 kali Intertoto Cup.

Skuad Deportivo La Coruna

No Pos Pemain No Pos Pemain
1 GK German Lux 14 DF Alejandro Arribas
2 DF Juanfran 15 DF Laure
3 DF Fernando Navarro 16 DF Luisinho
4 MF Alex Bergantinos 19 MF Faycal Fajr
5 MF Pedro Mosquera 20 MF Guilherme
6 DF Raul Albentosa 21 MF Bruno Gama
8 MF Emre Colak 22 MF Celso Borges
9 FW Marlos Moreno 23 MF Gael Kakuta
10 FW Florin And one 24 MF Ola John
11 MF Carles Gil 25 GK Davy Roef
12 DF Sidnel 28 FW Pinchi
13 GK Przemyslaw Tyton 30 MF Edu Exposito

Sejarah Deportivo La Coruna

Deportivo La Coruna, sebagaimana telah dituliskan di atas, didirikan pada tahun 1906. Ceritanya bermula pada tahun 1902 ketika Jose Maria Abalo, seorang pemuda yang baru menyelesaikan studinya di Inggris, pulang kampung ke Coruna. Kemudian, ia mulai memperkenalkan sepak bola di kampung halamannya itu. Tak lama berselang, popularitas sepak bola di Coruna tumbuh dengan pesatnya dan diiringi dengan munculnya klub-klub sepak bola di sana. Lalu, tahun 1906, anggota Sala Calvet Gymnasium membentuk Deportivo de La Coruna dan Luis Cornide bertindak sebagai presiden pertamanya. Bulan Mei 1907, Raja Spanyol, Alfonso XIII, memberikan gelar “Real” penghormatan kepada Deportivo.

Di tahun 1928, Deportivo La Coruna gagal kualifikasi untuk tampil di Primera Division yang akhirnya di tahun tersebut, Deportivo masih berlaga di Segunda Division. Tahun 1932, Deportivo sukses menundukkan Real  Madrid yang di liga tak terkalahkan sepanjang musim. Musim 1940/1941, untuk pertama kalinya, Deportivo La Coruna promosi ke La Liga. Sayangnya, perjalanan di La Liga tak terlalu mulus dan Deportivo mesti susah payah bertahan di sana. Musim pertamanya, Deportivo finis di peringkat 9 kemudian 12, dan di musim 1944/1945, Deportivo finis di posisi 14 yang berujung pada degradasi. Lantas, hanya semusim setelah degradasi, Deportivo kembali ke La Liga. Dan tak bertahan lama juga, musim berikutnya kembali terdegradasi seblum akhirnya di musim 1947/1948, Deportivo kembali ke Primera Division.

Banyak yang mengatakan bahwa tahun 1948 sampai tahun 1957 merupakan dekade keemasan Deportivo La Coruna. Musim 1948/1949, Deportivo finis di posisi sepuluh. Musim berikutnya, Deportivo sempat diprediksi akan keluar sebagai juara. Sayangnya, di akhir musim, Deportivo satu poin di bawah Atletico Madrid dan Deportivo dipaksa puasa menjadi Runner up. Periode ini menjadi lebih berharga bagi klub dengan Helenio Herrera dan pemain lokal Luis Suarez yang meraih penghargaan Golden Ball.

Tahun 1957, Deportivo La Coruna terdegradasi ke Segunda Division setelah Sembilan musim berkompetisi di La Liga. Hingga tahun 1962, Deportivo masih berlaga di Segunda Division. Tahun-tahun 1962 sampai 1973, bisa dibilang, ini merupakan yo-yo era. Deportivo promosi La Liga di tahun 1962, 1964, 1966, 1968, dan 1971 serta terdegradasi di thun 1963, 1965, 1967, 1970, dan 1973. Setelah terdegradasi di tahun 1973, Deportivo berusaha keras untuk bertahan di Divisi Dua atau Segunda Division. Sayangnya, Deportivo tetap terdegradasi ke kasta ketiga sepak bola Spanyol, Tercera Division dan ini menjadi yang pertama kalinya bagi klub. Tapi, tak butuh waktu lama, Deportivo La Coruna terus berbenah dan merangkak secara perlahan promosi ke level yang lebih tinggi.

Arsenio Iglesias, mantan pemain dan manajer, kembali ke Deportivo dan di musim 1988/1989 mengantarkan klub ke perjalanan panjang di Copa del Rey hingga takluk di babak semi final dai Real Valladolid. Musim 1990/1991, di bawah asuhannya, Deportivo kembali ke La Liga setelah absen selama 18 tahun. Di masa itu juga, finansial klub terus menunjukkan perkembangan positif dan sebuah nilai tambah untuk pengembangan aksi-aksi sosial dan pertumbuhan tim muda Deportivo la Coruna. Musim 1992/1993, kerja keras klub berbuah cukup manis. Deportivo mampu finis di posisi ketiga di bawah Barcelona dan Real Madrid. Hal itu sungguh prestasi tersendiri yang patut di syukuri karena tak lama setelah mereka promosi ke La Liga. Secara otomatis, Deportivo pun akan melakoni laga kualifikasi Eropa untuk yang pertama kalinya.

Titel pertama La Liga diraih Deportivo La Coruna di musim 1999/2000. Saat itu, klub dilatih oleh Javier Irureta dan diisi pemain-pemain seperti Noureddine Naybet, Diego Tristan, Djalminha, Fran, Roy, Makaay, Mauro Silva, dan lainnya. Deportivo menjadi juara La Liga setelah unggul lima poin di atas Barcelona dan Valencia. Dengan trofi ini, Deportivo menjadi klub dari kota terkecil kedua di Spanyol yang mampu merengkuh trofi La Liga. Lalu, selama 12 musim seja 1992/1993 hingga 2003/2004, di luar musim 1999/2000, Deportivo empat kali finis sebagai runner up dan lima kali berlaga di UEFA Champions League.musim 2010/2011, Deportivo hanya mampu finis di posisi 18 tabel klasemen La Liga dan secara otomatis mereka harus terdegradasi ke Segunda Division. Namun tak lama berselang, Deportivo hanya semusim berada di Segunda Division dan kembali ke La Liga. Setelah itu, naik turun performa membuat Deportivo kembali terdegradasi meski kemudian mampu kembali ke La Liga dan terakhir di musim 2016/2017 pun, Deportivo berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.

Staf Kepelatihan Deportivo La Coruna

Posisi Nama
Manajer Pepe Mel
Asisten Manajer Roberto Rios
Pelatih David Gomez
Julio Hernando
Franganillo
Analist teknik Jose Gordillo
Pelatih Kiper Manu Sotelo
Dokter Tim Dr. Barral
Dr. Larino
Fisioterapist Adolfo
Adan
Anton
Pelatih Fitnes Fran Molano
Kitman Suso
Javi Rego

Aparel dan Kit Sponsor Deportivo La Coruna

Deportivo La Coruna memiliki bendera atau emblem bergambar sabuk yang melingkari bendera resmi Sala Calvet Gymnasium. Mahkota yang terletak di bagian tengah emblem merepresentasikan Royal Patronage klub. Garis biru diagonal adalah identitas klub, yakni bendera Galician. Kostum resmi Deportivo selalu berwarna biru dan putih dengan celana dan kaos kaki biru. Sponsor pada jersey Deportivo yang terbaru adalah Etrella Galicia dengan Lotto sebagai aparelnya. Selain itu, Deportivo tela disponsori sejumlah perusahaan yang lengkapnya adalah sebagai berikut.

Periode Aparel Sponsor
Brand Perusahaan
1990-1992 Rox Leyma Leite Rio, S.L
1992-1997 Umbro Feiraco Feiraco Sociedad Cooperativa Galega
1997-2000 Adidas
2000-2001 Dreamcast Sega Europe Ltd
2001-2007 Joma Fadesa Fadesa Inmobiliaria, S.A
2007-2008 Canterbury of New Zealand
2008-2009 Estrella Galicia Hijos de Rivera, S.A.U
2009- Lotto Estrella Galicia 0,0

Stadion Municipal Riazor

Deportivo La Coruna bermarkas di Estadio Municipal de Riazor. Stadion yang mampu menampung hingga kurang lebih 34.600 orang ini dibuka tahun 1944. Sekembalinya Deportivo ke Primera Division, Estadio Riazor mulai dibenahi dan dimodernisasi, termasuk penambahan kapasistas stadion.

Laga inagurasi dihelat di Estadio Riazor kala Deportivo La Coruna menjamu Valencia CF tanggal 28 Oktober yang mana tim tamu menang dengan skor 3-2. Stadion Riazor mulai mencuri perhatian publik sepak bola Spanyol sejak tahun 1947 ketika kandang Deportivo ini dipilih sebagai venue final Copa del Rey yang mempertemukan Real Madrid dan RCD Espanyol. Stadion Riazor ini juga dipilih menjadi salah satu dari 17 venue yang akan menghelat pertandingan Piala Dunia 1982 yang mana stadion ini terpilih sebagai venue grup satu yang dihuni Cameroon Peru, dan Polandia. Lantas, setelah Deportivo La Coruna finis kedua Liga musim 1994/1995 dan membawa tim tmpil di kualifikasi European Cup, Stadion riazor direnovasi dengan tujuan memenuhi standar UEFA.

Prestasi Deportivo La Coruna

Kompetisi Tahun
La Liga 1999/2000
Copa del Rey 1994/1995, 2001/2002
Supercopa de Espana 1995, 2000, 2002
Segunda Division 1961/1962, 1963/1964, 1965/1966, 1967/1968, 2011/2012
UEFA Intertoto Cup 2008
Galician Championship 1926/1927, 1927/1928, 1930/1931, 1932/1933, 1936/1937, 1939/1940
Galician Cup 1945/1946
Teresa Herrera Trophy 1955, 1962, 1964, 1969, 1995, 1997, 1998, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2012, 2015

Leave A Comment