Joe Hart Ucapkan Selamat Tinggal Pada Torino

Joe Hart sudah mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Torino. Berita ini ia sampaikan lewat akun media sosialnya beberapa waktu lalu. Postingan ucapan “selamat tinggal” yg ia unggah di akun instagramnya tersebut pun jadi petunjuk bahwa ia pasti akan meninggalkan klub berjulukan Il Torro tersebut.

Joe Hart menghabiskan musim 2016-2017 sebagai pemain pinjaman di Torino. Penjaga gawang Manchester City itu bisa dibilang berhasil menunjukkan performa yang cukup impresif dengan berhasil membantu rival satu kota Juventus tersebut finis di posisi kesembilan klasemen akhir Serie A. Walau secara statistik, Joe Hart kebobolan 62 kali dari total 36 penampilannya di pentas Serie A.

Sebenarnya Torino sebelumnya diberitakan ingin memperpanjang masa baktinya dengan memermanenkan penjaga gawang timnas Inggris ini. Akan tetapi Il Toro tak sanggup membayar harga yang ditetapkan oleh Manchester City selaku pemiliknya.

Hal serupa sebelumnya memang pernah dikeluhkan oleh Presiden Torino. Kala itu ia menyebut bahwa pihak Torino memiliki keinginan kuat untuk mempertahankan Joe Hart. Akan tetapi sayangnya harga penjaga gawang berusia 30 tahun tersebut terlalu mahal untuk mereka.

Di akun instagramnya tersebut, Joe Hart juga mengucapkan rasa terima kasih pada klub yg diperkuatnya selama satu tahun terakhir itu. Ia menyebut dirinya sangat bangga bermain untuk klub sepak bola spesial seperti Si Banteng. Menurutnya, cara klub tersebut memperlakukannya dan keluarganya adalah sesuatu yg takkan pernah bisa ia lupakan di masa mendatang.

Joe Hart Berjanji Kembali Ke Torino

Joe Hart mengatakan, ia akan selalu mendukung Torino selama sisa hidupnya. Selama satu tahun, Joe Hart mengaku sudah bertemu dengan begitu banyak orang spesial dan menjadi salah satu pengalaman terbesar dalam hidupnya. Ia juga berjanji suatu saat nanti akan kembali ke Torino. Namun sekarang adalah waktu baginya untuk mengucapkan selamat tinggal.

Hingga saat ini judi bola online terbaik masih belum mendapat kejelasan bagaimana masa depan Joe Hart. Namun yang pasti, untuk saat ini ia akan kembali ke Manchester City, klub yang mendepaknya pada bursa transfer musim panas lalu.

Kepergian Joe Hart dari City sendiri sempat mengundang banyak kontroversi dan kecaman untuk Pep Guardiola. Musim lalu, Pep Guardiola ditunjuk sebagai pelatih baru The Sky Blues, menggantikan Manuel Pellegrini.

Mantan manajer Barcelona dan Bayern Muenchen tersebut pun secara terang-terangan menunjukkan bahwa ia tak butuh Joe Hart di timnya, lantaran gaya bermain sang penjaga gawang tak cocok dengan rencananya. Padahal Joe Hart tengah berada di puncak performanya dan juga sudah menjadi penjaga gawang utama City cukup lama.

Akhirnya, Pep mendatangkan Claudio Bravo dari Barcelona dan membuat Joe Hart mau tak mau harus pindah. Ia pun menerima tawaran dari Torino yang meminjamnya selama satu tahun.

Seiring berjalannya waktu, ternyatan performa Claudio Bravo jauh dari harapan semua orang, bahkan di bawah eskpetasi Pep Guardiola. Pada paruh kedua musim ini, ia jarang dimainkan dan kerap digantikan oleh kiper kedua The Citizenz, Willy Caballero.

Pada bursa transfer musim panas ini, Manchester City telah mendatangkan kiper baru dari Benfica. Tak tanggung-tanggung, City membelinya dengan harga cukup tinggi sehingga membuatnya menjadi kiper termahal kedua di dunia. Sementara itu Willy Caballero sudah meninggalkan City dan bergabung ke klub lain.

Nantinya, Ederson Moraes akan bersaing dengan Claudio Bravo untuk mendapatkan tempat utama di The Sky Blues. Itu artinya tetap tak ada tempat bagi Joe Hart pada musim ini. Tampaknya City memang akan melego Joe Hart ke klub lain kali ini. Namun hingga saat ini masih belum ada informasi lebih detil mengenai destinasi berikutnya Hart.