Juventus Gagal Menghapus Sejarah Sebagai Runner-Up Liga Champions

Juventus telah mengakui kekalahannya dari Real Madrid pada laga Final Liga Champions musim ini, yang berlangsung Di kota Cardiff, Millennium Stadium, pertandingan tersebut sangat memukul Juventus yang harus kalah telak dengan skor 1-4. Atas kekalahan ini, Juventus mulai dari awal lagi untuk menghapus sejarah terburuk yang saat ini menimpah dirinya.

Agen baccarat online terpercaya menjelaskan bahwa Juventus terakhir kali meraih gelar juara Liga Champions pada tahun 1985 dan tahun 1996. mereka pernah masuk kebabak final Liga Champions sebanyak sembilan kali, namun dari sembilan tersebut lima diantaranya Juventus menjadi Runner-up secara berturut-turut.

Berikut Catatan Juventus di Final Liga Champions versi agen bola online terpercaya :

  • 1973 Runner-up
  • 1983 Runner-up
  • 1985 Juara
  • 1996 Juara
  • 1997 Runner-up
  • 1998 Runner-up
  • 2003 Runner-up
  • 2015 Runner-up
  • 2017 Runner-up

Paulo Dybala Jadi Mandul Dihadapan Real Madrid

Paulo Dybala adalah pemain asal Argentina yang berhasil memperoleh 19 gol dari semua pertandingannya dimusim ini, dari Sembilan Belas gol tersebut Empat diantaranya tercipta diajang Liga Champions, yang mana dari empat gol tersebut dua diantaranya telah merobek gawang Barcelona. Akan tetapi saat berhadapan Real Madrid dirinya tak mampu berbuat banyak apalagi menciptakan gol, dirinya hanya mampu satu kali menembakan bola kegawang Madrid, namun di block.

Dari penglihatan dan pengawasan agen bola online pria berumur 23 tahun ini, kehilangan bola sebanyak 2 kali, dan 45 kali bersentuhan dengan bola, dirinya ditarik keliar lapangan oleh Allegri saat Juventus tertinggal 1-3 pada menit ke-78,  Menurut Allegri, Dybala sedang tidak dalam performa terbaiknya.

“Ini adalah Pertandingan Final Liga Champions Pertama bagi dirinya, sedangkan Sergio Ramos Bermain sangat bagus dalam pengawalannya” ucap Allegri saat diwawancari oleh Crew Football Italia.

“Permainan kami cukup baik dibabak pertama, namun kalian harus paham ini lah yang dinamakan Sepakbola, siapa yang lengah dia yang kalah” sambung Massimiliano Allegri.

Saat pertandingan akan usai 20 menit lagi, Juan Cuadrado terkena kartu merah tetapi pelatih Juventus itu tidak menyalahkan pemain sayap asal Kolombia tersebut, “saya mengerti mengapa dia harus melakukan itu, menurut saya itu hal yang wajar dalam sepakbola” ujar pelatih asal Italia tersebut.