Kylian Mbappe Dan Penyesalan Chelsea

Kylian Mbappe berhasil menjadi sorotan dan buah bibir sepanjang musim ini. Hal tersebut tentu tak lain terjadi lantaran performa apiknya sepanjang musim ini. Pemain AS Monaco ini berhasl mencari perhatian dengan penampilan sensasionalnya bersama Monaco. Karena itu tak heran bila ia dikait-kaitkan dengan sejumlah klub papan atas Eropa.

Belakangan beredar informasi bahwa ternyata Chelsea pernah menyia-nyiakan kesempatan untuk merekrut pemain muda berbakat tersebut. Klub papan atas Premier League ini telah membuang kesempatan emas untuk bisa merekrut Mbappe.

Tentu saja sekarang mereka merasa sangat menyesal lantaran menyadari Kylian Mbappe telah berhasil menjadi salah satu sosok pemain sepak bola fenomenal dan tampil melejit bersama tim lain dan tampil sensasional bersama AS Monaco.

Pada saat Kylian Mbappe masih berusia 14 tahun teranyata ia pernah menjalani trial bersama Chelsea. Bahkan pada masa trialnya tersebut, Mbappe sempat berfoto dengan seragam The Blues. Ia memamerkan seragam Chelsea dengan nama Kylian dengan nomor punggung 10.

Sayangnya saat itu Chelsea mengabaikan Kylian Mbappe belia. Saat itu mereka lebih fokus untuk memanfaatkan amunisi muda di akademi The Blues seperti Dominic Solanko dan Tammy Abraham. Karena itu Mbappe tersingkir dari The Blues.

Setelah gagal bergabung bersama Chelsea, Mbappe akhirnya memutuskan untuk kembali ke Perancis dan menimba ilmu bersama AS Bondy sebelum akhirnya ia memutuskan untuk pindah ke akademi AS Monaco pada tahun 2013 lalu.

Kylian Mbappe Disanjung Buffon

Kylian Mbappe memang slotbola akui tampil melejit bersama AS Monaco. Selama duatahun membela tim senior sejak tahun 2015 pesepakbola muda ini berhasil mengumpulkan 25 gol dari 52 penampilan dalam semua ajang.

Pada musim 2016-2017 ini Kylian Mbappe pun berhasil menorehkan rekor dalam sejarah Liga Champions sebagai pemain pertama yg berhasil mencetak gol dalam empat laga pertamanya pada fase gugur.

Karena itu tak heran rasanya bila tim-tim raksasa Eropa seperti Real madrid dan Arsenal sangat tertarik untuk mendapat pemain berkebangsaan Perancis ini. Ia pun mendapatkan banyak sanjungan baik dari sesama pemain sepak bola, manajer dan pengamat sepak bola. Terakhir sanjugan datang dari penjaga gawang sekaligus kaptan Juventus, Gianluigi Buffon.

Memang tak bisa dipungkiri bahwa keberhasilan AS Monaco menyentuh babak empat besar Liga Champions musim ini tak lepas dari peran Kylian Mbappe dalam tim asuhan Leonardo Jardim tersebut. Pemain muda yg disebut-sebut sebagai titisan Thierry Henry tersebut tercatat telah mengumpulkan lima gol dari total tujuh penampilannya di kompetisi tertinggi sepak  bola Eropa tersebut.

Tak hanya itu ia Mbappe juga diketahui telah berhasil menorehkan rekor di buku sejarah Liga Champions sebagai pemain pertama yg berhasil mencetak gol dalam empat laga pertamanya pada fase gugur.

Tak hanya sukses di kancah Eropa, ia juga berhasil tampil sangat apik di level domestik, Ligue 1 atau kasta teratas sepak bola Perancis. Ia berhasil melampaui pencapaian sosok Thierry Henry saat masih membela Monaco dulu.

Kylian Mbappe berhasil meraih golnya yg ke 13 di Ligue 1 saat masih berusai 18 tahun sementara Henry mencatatkan rekor tersebut pada saat ia sudah menginjak usia 19 tahun.

Atas penampilannya tersebut ia pun banjir pujian. Bahkan agen casino online terpercaya Buffon menyebutnya sebagai seorang talenta luar biasa dan juga terlihat seperti sosok anak baik-baik. Lebih lanjut, penjaga gawang tim nasional Italia tersebut menyebut remaja berbakat ini suatu saat nanti akan menggantikan posisi Lionel Messi, Cristiano Ronaldo dan Neymar sebagai pemain terbaik dunia.