Lassana Diarra Berduka

Lassana Diarra merupakan gelandang tim nasional Prancis yang saat ini sedang berduka akibat serangan teror bom yang merenggut nyawa sepupunya. Teror bom tersebut terjadi di Paris Pada Jumat, 13 November 2015 menyebabkan banyak korban jiwa yang meninggal sebanyak 153 orang dan salah satunya merupakan sepupu Lassana Diarra.

Lassana Diarra waktu kejadian teror bom sedang berada di stadion Stade De france pada saat pertandingan pertadingan persahabatan antara Prancis melawan Jerman. Stadion State De Frace pada waktu terjadi teror bom juga menjadi target serangan bom, ledakan tersebut terjadi disalah satu pintu masuk menuju stadion, hingga menimbulkan banyak korban jiwa.

Teror bom yang terjadi di Paris pada waktu itu menimbulkan banyak korban jiwa yang meninggal, agen bola online ibcbet melihat setidaknya lebih dari 129 orang dipastikan meninggal dan salah satu yang meninggal akibat teror bom tersebut adalah sepupu dari pemain sepakbola Lassana Diarra bernama Asta Diakite.

Asta Diakite, Sepupu Perempuan Lassana Diarra

Lassana Diarra mengatakan bahwa kejadian yang sangat tragis di Paris ini, dirinya berbicara dengan penuh kesedihan yang mendalam.

Lassana Diarra juga mengungkapkan bahwa seperti yang telah kita ketahui, dirinya saat ini sangat terpengaruh pada teror bom ini. Asta Diakite merupakan sepupunya yang telah menjadi korban serangan teror bom, setidaknya telah membuat 100 orang lebih tidak bersalah menjadi korban. Sepupu perempuan, Asta Diakite sudah dianggap kakak bagi Lassana Diarra.

Dalam situasi seperti ini, tentu sangat penting buat kita semua untuk mewakili negara dan keragamannya  untuk tetap dekat dan berbicara tanpa adanya perbedaan agama dan warna kulit, lanjut Lassana Diarra yang merupakan mantan pemain Arsenal, Real Madrid dan Chelsea.

Lassana Diarra juga mengungkapkan bahwa kita semua harus saling menjaga dan melindungi apa yang kita cintai dan menjaga kedamaian.

Lassana Diarra juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang dirinya terima dan pesan-pesan yang telah menguatkan dirinya. Dirinya juga tidak lupa mengatakan bahwa kita semua harus menjaga diri dan mendoakan para korban serangan bom itu dapat beristarahat dengan damai.

Walaupun Prancis saat ini sedang berduka atas serangan bom tersebut, Federasi sepakbola Prancis atau FFF tetap akan melanjutkan pertandingan antara Inggris dan Prancis di Wembley pada Selasa, 17 November 2015.

 

Leave A Comment