Mario Balotelli Bekerja Tak Sesuai Ekspektasi

Mario Balotelli diminta untuk bekerja lebih keras di Nice untuk bisa mendapat respek dari semua orang, menurut manajer Lucien Favre.

Striker Italia sudah menunjukkan performa yang cukup apik di sepakbola Prancis usai ia mendarat dari Liverpool di musim panas 2016. Sang bomber sudah membuat 13 gol dari 19 penampilan di Ligue 1 dan membantu timnya memuncaki klasemen sementara, mengungguli juara bertahan PSG.

Namun demikian Mario Balotelli mengatakan kepada slotbola sering sekali membuat banyak orang geram dengan temperamen dan etos kerjanya di atas lapangan, dan Favre mengatakan pemain berusia 26 tahun masih harus terus membentuk karakternya.

Mario Balotelli Sering Membuat Geram Timnya

 

Favre di Tagesspiegel mengatakan bahwa Balotelli harus lebih banyak berlari. Mario Balotelli harus bekerja lebih keras jika ia ingin mendapat respek dari rekannya. Mencetak gol saja tidak cukup di sepakbola modern,” tutur Favre di Tagesspiegel.

Namun demikian Favre mengatakan kepada agen casino online ia amat menikmati bekerja sama dengan striker yang dikenal memiliki reputasi bengal di sepanjang karirnya tersebut.

Mario menurutnya adalah anak yang baik, kami bekerja sama dengan baik. Semua orang harus memisahkan antara Balotelli sebagai striker dan sebagai pribadi. Dia sosok yang baik, sebagai striker golnya jelas membantu timnya. Dia bermain bagus di beberapa laga belakangan.

Di tempat lain, Pelatih Italia, Gian Piero Ventura, mengaku akan berbicara empat mata dengan Mario Balotelli. Hal tersebut mengindikasikan jika sang pemain mempunyai peluang untuk kembali memperkuat Gli Azzurri.

Mario Balotelli merupakan satu di antara pesepak bola Italia yang memiliki potensial bagus. Talenta yang dimiliki sang pemain sudah banyak mencuri perhatian publik. Dia bahkan digadang-gadang akan menjadi bagian penting bersama timnas Italia.

Namun, nama Mario Balotelli perlahan meredup karena kerap melakukan tindakan kontroversial. Beberapa kali sang pemain sempat terlibat insiden negatif ketika berada di luar mapun di dalam lapangan.

Sudah pasti dia akan menjadi pemain yang hebat jika tidak kerap kali menimbulkan masalah, namun kenyataanya semua supporter tau seperti apa dia.