Mesut Oezil Tendang Pintu Karena Kesal

Mesut Oezil pemain Arsenal, tentu merasa sangat frustasi lantarna timnya kalah 0-2 atas Tottenham Hotspur pada pertandingan lanjutan Premier League yg diselenggarakan di White Hart Lane pada tanggal 30 April 2017 lalu.

Bahkan dalam kesempatan itu Mesut Oezil sebuah kenangan bagi White Hart Lane, markas Tottenham Hotspur. Laga itu sendiri diketahui sebagai kali terakhir Derbi London Utara antara The Gunners dan The Spurs yg akan diadakan di Stadion White Hart Lane. Kabarnya, White Hart Lane akan berubah wajah mulai musim depan.

Akan tetapi sayangnya Mesut Oezil tak meninggalkan kenangan yg baik di markas The Spurs tersebut, melainkan sebuah tendangan penuh kemarahan ke salah satu pintu di Stadion tersebut.

Pemain asal Jerman ini sudah pasti merasa frustasi lantaran kekalahan timnya pada laga tersebut. Akan tetapi yg lebih membuat keadaan buruk adalah ia marah karena ia tak memberikan pengaruh apa pun pada laga tersebut, terutama untuk klubnya.

Selain itu slotbola juga mencatat masih ada masalah kontraknnya bersama The Gunners yang saat ini masih belum jelas sama sekali.

Mesut Oezil Masih Belum Temui Titik Terang Perkara Kontrak

Mesut Oezil diketahui hanya diikat kontrak oleh Arsenal hingga musim depan. Karena itu, seharusnya ia sudah menandatangani kontrak baru bersama Meriam London saat ini bila ia ingin terus bertahan di Emirates Stadium.

Akan tetapi hingga saat ini judi bola online masih belum mendengar adanya kesepakatan antara kedua belah pihak sehingga perpanjangan kontrak selalu tertunda. Selain itu penampilan pemain timnas Jerman tersebut musim ini juga bisa dikatakan jauh dari kata gemilang.

Kabarnya tendangan pemain berusia 28 tahun tersebut meninggalkan bekas di pintu White Hart Lane. Tak hanya kesal lantaran bagaimana laga berjalan dan hasil pertandingan tersebut, ada satu masalah lagi yg membuat Oezil makin marah pada kesempatan itu.

Oezil saat itu diminta untuk melakukan tes obat, tepat setelah laga kontra Spurs tersebut berakhir. Merasa keberatan Oezil diberitakan menolak perintah tes tersebut. Saksi yg berada di tempat kejadian menyebtukan bahwa Mesut Oezil jadi naik pitam dan akhirnya menendang sebuah pintu setelah diberitahu bahwa ia bisa terkena denda kalah menolak perintah melakukan tes tersebut.

Namun wajar saja bila sang pemain menjadi marah karena perintah untuk melakukan tes tersebut. Soalnya sebelumnya ia sudah beberapa kali dinominasikan untuk mengikuti drug testing pada musim ini.

Kembali ke masalah kontrak, Oezil diberitakan meminta gaji sebesar 250.000 poundsterling per pekan pada The Gunners. Selai itu ia juga diberitakan masih belum mau menyepakati apa pun lantaran masih ingin menunggu kepastian mengenai masa depan Arsene Wenger di posisi manajer The Gunners.

Wenger sendiri berkemungkinan besar akan hengkang dari Emirates Stadium pada akhir musim ini. Manajer yg sudah melatih Arsenal selama 20 tahun tersebut memang hanya diikat kontrak hingga penghujung musim dan sebagian besar suporter berharap sang manajer untuk diganti.

Oezil sendiri pernah membantah kabar tersebut dan mengatakan bahwa masa depannya bersama The Gunners sama sekali tidak tergantung pada bertahan atau tidaknya manajer asal Perancis tersebut bersama tim.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa klub asal Turki, Galatasaray tertarik untuk mendapatkan Oezil. Sejauh ini Galatasaray adalah satu-satunya klub yg diberitakan serius merekrut pemain timnas Jerman tersebut.

Di samping Oezil masih ada Alexis Sanchez yg juga masih belum menyepakati kontrak baru bersama Arsenal. Akan tetapi keadaannya cukup bertolak belakang dengan Oezil. Pemain asal Cile tersebut kontraknya juga akan usai pada tahun 2018 mendatang. Hanya saja ia diminati oleh banyak klub papan atas Eropa seperti Paris Saint Germain, Juventus, Tottenham Hotspur dan Chelsea.

Selain itu juga masih ada klub-klub asal China yg secara terang-terangan sudah menyatakan ketertarikan mereka pada Sanchez.

Untuk membuat Sanchez bertahan kabarnya Arsenal telah menawarinya kenaikan gaji sebesar 300.000 poundsterling per pekan. Kabarnya hal ini juga membuat Oezil makin kesal.