Osasuna

Osasuna bernama lengkap Club Atletico Osasuna. Klub yang berbasis di Pamplona, Navarre ini bermain di kasta tertinggi sepak bola Spanyol, La Liga. Osasuna didirikan pada 24 Oktober 1920, 96 tahun yang lalu. Klub ini memiliki julukan Los RojilloslGorritxoak yang dalam bahasa inggris berarti The Reds. Hingga tahun 2017 ini, Osasuna dimiliki oleh Luis Sabalza dan urusan teknik, klub ini dilatih oleh Vacant. Musim depan, 2017/2018, Osasuna bakal berlaga di Segunda Division setelah di musim 2016/2017, klub ini hanya mampu finis di posisi ke 19 tabel klasemen La Liga.

Osasuna berlaga dengan kostum kebesarannya yang berwarna merah dan celana biru serta kaus kaki hitam. Stadion El Sadar yang mampu menampung sekitar 19.800 penonton merupakan kandang klub. Tentang nama, Osasuna berarti kesehatan atau health. Namun sebetulnya, makna Osasuna sendiri dalam bahasa Basque, bahasa lokal di sana, lebih bermakna kekuatan atau ‘strength, ‘vigour’.

Sepanjang sejarah klub, Osasuna telah menjalani 37 musim di La Liga, 35 musim di Segunda Division, 13 musim di Tercera Division, dan semusim di Categorias Regionales. Market velue atau nilai klub Osasuna baru-baru ini berada di kisaran 39,90 juta Euro. Untuk rekor transfer klub, Osasuna mencatat rekor transfer di angka sekitar 1,55 juta Euro. Skuad Osasuna terbilang tak cukup muda. Yang terbaru, klub ini diisi pemain dengan rata-rata usia 27,7 tahun.

Skuad Osasuna

No Pos Pemain No Pos Pemain
1 GK Mario Fernandez 16 DF Juan Fuentes
2 DF Javier Flano 17 MF Jaime Romero
3 DF Tano Bonnin 18 MF Fran Merida
4 DF Miguel Flano 19 FW Kenan Kodro
5 DF David Garcia 20 MF Miguel de las Cuevas
6 MF Oier 21 DF Carlos Clerc
8 MF Goran Causic 22 DF Nikola Vujadinovic
9 FW Oriol Riera 23 MF Didier Digard
10 MF Roberto Torres 24 MF Raoul Loe
11 MF Alex Berengeur 25 GK Salvatore Sirigu
12 FW Emmanuel Riviere 31 MF Imanol Garcia
13 GK Nauzet Perez 33 DF Ivan Marquez
14 MF Fausto Tienza 34 DF Aitor Bunuel
15 DF Unai Garcia 35 MF Miguel Olavide
36 MF Antonio Otegui

 

Sejarah Osasuna

Osasuna didirikan pada tahun 1920. Osasuna pertama kali mencapai Segunda Division atau kasta kedua sepak bola Spanyol di tahun 1932. Kemudian Osasuna menembus La Liga tiga musim berikutnya. Di level Eropa, Osasuna mencatat penampilan pertamanya di kualifikasi UEFA Cup musim 1985/1986 setelah finis posisi enam di liga. Klub ini pun sampai hingga babak ketiga di ajang yang sama musim 1990/1991. Liga musim 1993/1994, Osasuna finis di posisi buncit yang membuatnya secara otomatis terdegradasi. Lantas, Osasuna pun menghabiskan enam tahun di Segunda Division. Osasuna mencatat sejarah dengan tampil di final Copa del Rey untuk yang pertama kalinya di tahun 2005. Sayang, di laga pamungkas yang mencapai babak tambahan itu, Osasuna gagal mengangkat trofi karena tumbang dari Real Betis.

27 November 2005, Osasuna melakoni laga ke-1000-nya di La Liga. Lalu, di musim itu, 2005/2006, Osasuna  mencetak sejarah klub dengan mampu finis di posisi empat tabel klasemen dan mengantarkannya untuk tampil di kualifikasi UEFA Champions League di musim berikutnya. Pencapaian ini juga menjadi lebih dramatis sebab Osasuna mesti berebut posisi empat dengan Sevilla yang harus ditentukan hingga pekan terakhir. Namun, kompetisi klub-klub raja Eropa ini masih terlalu berat untuk Osasuna.

Pada gelaran UEFA Cup musim 2006/2007, Osasuna tergabung dalam grup D bersama Parma, Lens, Odense, dan Heerenveen. Menjadi runner up grup D membawa Osasuna ke babak knock out. Di babak ini, pertama, Osasuna berhasil menundukkan klub Prancis, Bordeaux, dengan agregat 1-0. Selanjutnya, Osasuna mesti berhadapan deng Rangers. Kembali, Osasuna behak melaju ke babak selanjutnya berkat kemengan dengan agregat 2-1. Selanjutnya Osasuna ditunggu Bayer Leverkusen di babak perempat final. Menakjubkan, datang dengan predikat under dog, Osasuna kembali mampu lolos ke babak berikutnya. Leverkusen ditekuk dengan agregat 4-0, Osasuna menag di laga away 3-0 dan kembali menang di kandang 1-0. Di babak semi final, Osasuna mesti berhadapan dengan klub senegara, Sevilla. Lantas, Sevilla menjadi mimpi buruk. Osasuna ditundukkan Sevilla dengan agregat 1-2.

Lepas berlaga di Eropa, musim berikutnya, Osasuna cukup terseok mengarungi liga. Musim 2008/2009, Osasuna hampir terdegradasi saat klub berada di posisi 18 dan di pekan terakhir, mereka mesti melawat ke Santiago Bernabeu. Mengejutkannya, Osasuna berhasil menaklikan Real Madrid di kandangnya. Laga tersebut pun berjalan amat menegangkan. Tertinggal lebih dahulu 0-1, Osasuna berhasil bangkit dengan lesakan dua gol dari Juanfran dan membuat Osasuna tetap berada di La Liga untuk musim berikutnya.

Prestasi Osasuna

Kompetisi Tahun
Runner Up Copa del Rey 2004/2005
Juara Segunda Division 1934/1935, 1952/1953, 1955/1956, 1960/1961

 

Notable Players Osasuna

Osasuna memiliki daftar pemain yang masuk dalam kategori Notable Player bagi klub. Ukurannya adalah pemain-pemain tersebut telah mencapai penampilan sekurang-kurangnya 100 laga di liga dan/atau telah berstatus pemain internasional (berlaga untuk timnas dan/atau berlaga di klub belahan dunia lain). Berikut adalah pemain-pemain tersebut.

Daniel Montenegro Miroslaw Trzeciak Jose Izquierdo
Bernardo Romeo Jan Urban Josetxo
John Aloisi Jacek Ziober Javi Garcia
Pierre Webo Ionel Gane Roberto Soldado
Dady Dmitri Kuznetsov Raul Garcia
Pablo Contreras Sergey Shustikov Domingo Larrainzar
Rafael Olarra Dejan Lekic Inigo Larrainzar
Ibrahima Bakayoko Dejan Markovic Javier Lopez Vallejo
Christian Manfredini Savo Milosevic Enrique Martin
Jaroslav Plasil Predrag Spasic Javi Martinez
Sammy Lee Goran Stevanovic Jose Manuel Mateo
Krisztian Vadocz Peter Vasiljevic Nacho Monreal
Karim Ansarifard Risto Vidakovic Pablo Orbaiz
Javad Nekounam Cesar Azpilicueta Pachin
Masoud Shojaei Paco Bienzobas Pepin
Ashley Grimes Eugenio Bustingorri Francisco Punal
Michael Robinson Javier Castaneda Tiko
Javier Aguirre Thomas Christiansen Ignacio Zoco
Carlos Ochoa Cesar Cruchaga Pablo Garcia
Carlos Vela Martin Dominguez Richard Morales
Manuel Vidrio Ignacio Eizaguirre Walter Pandiani
Moha Miguel Flano Marcelo Sosa
Emeka Ifejiagwa Josep Maria Fuste
Roman Kosecki Andoni Goikoetxea
Ryszard Staniek Martin Gonzalez

 

Stadion El Sadar

Osasuna bermarkas di Stadion El Sadar. Stadion yang terletak di Pamplona, Navarre ini mampu menampung hingga kurang lebih 18.761 spectators atau penonton. Stadion El Sadar yang diarsiteki oleh Tomas Arraras ini dibuka pada 2 September 1967. Pemerintahan Navarra adalah pemilik resmi stadion ini. Stadion ini sempat bernama Reyno de Navarra, yakni dari tahun 2005 sampai 2011. Setelah itu, Stadion kembali bernama El Sadar.

Tahun 1967, stadion ini dibuka dengan nama El Sadar menggantikan peran San Juan Stadium yang merupakan kandang Osasuna sebelumnya. Pada awal pembukaannya, stadion ini sebetulnya mampu menampung hingga sekitar 25.000 orang. laga inagurasi dilangsungkan pada 2 September antara Zaragoza dan klub Portugis, Vitoria de Setubal dengan hasil akhir satu sama. Beberapa hari berikutnya, Osasuna menjajal stadion dengan menumbangkan klub Portugis tersebut dengan skor 3-0. Itu adalah kemenangan pertama Osasuna yang ditoreh di El Sadar Stadium. Selain digunakan sebagai lapangan spak bola dan beberapa cabang olah raga lain, Stadion El Sadar juga kerap dijadikan venue konser music. Dari tanggal 5 Juni 1996, Bonjovi pernah perfor di El Sadar selama tiga hari turnya.

November 2014, Osasuna dipaksa untuk menjual Stadion El Sadar ke pemerintahan setempat, pemerintahan Navarre karena klub tengah dilanda krisis finansial yang amat besar. Hal tersebut dinisiasi dengan tujuan agar Osasuna tetap ada, tidak bangkrut, bubar. Di parlemen pemerintahan Navarre, 31 voters yang mendukung upaya tersebut menang dari hanya 18 voters yang menentang upaya pembelian stadion sebagai upaya menyelamatkan Osasuna. Musim pana 2015, kapasitas Stadion El Sadar dikurangi dari 19.800 menjadi 18.761 berkenaan dengan pertimbangan keamanan.

Leave A Comment