Real Betis

Real Betis yang bernama lengkap Real Betis Balompie SAD adalah salah satu klub professional yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Spanyol, La Liga. Real Betis memiliki nama panggilan atau julukan yang cukup banyak seperti Beticos, Los Verdiblancos (The Green-and-Whites), El Glorioso (The Glorious One), Verderones (Big Greens), Heliopolitanos, dan Lobos (Wolves). Klub ini didirikan pada tanggal 12 September 1907, 109 tahun yang lalu. Hingga tahun 2017, Real Betis dimiliki oleh Angel Haro. Sementara itu, Betis finis di posisi 15 La Liga musim 2016/2017.

Real Betis berbasis di Sevila, sebuah wilayah otonom Andalusia. Kandang Betis adalah Estadio Benito Villamarin yang terletak di sebelah selatan kota. Stadion yang dibuka tahun 1929 ini mampu menampung hingga kurang lebih 56.500 penonton. Betis berkompetisi di La Liga setelah di musim 2014/2015, klu yang kini diarsiteki oleh Quique Setien berhasil keluar sebagai jawara Segunda Division.

Sejarah klub mencatat, Real Betis sudah mengoleksi trofi liga tahun 1935 dan Copa del Rey tahun 1977 serta 2005. Menariknya, Real Betis yang sudah mengalami banyak degradasi memiliki motto klub yang berbunyi Viva el Betis manqué pierda! atau dalam bahasa inggrisnya, Long live Betis even when they lose!. Berikut adalah beberapa catatan rekor klub; posisi terbaik di La Liga terjadi di musim 1934/1935. Untuk posisi terburuk di La Liga terjadi di musim 1990/1991 dan 2013/2014 dengan berada di posisi ke-20. Kemenangan terbesar di kandang diraih Betis saat menundukkan Zaragoza, musim 1958/1959, dengan skor 7-0. Kemenangan terbesar tandang klub teradi saat Betis mengalahkan Cadiz dengan skor 5-0, musim 1977/1978. Sementara itu, untuk rekor individu tercatat sebagai berikut; rekor penampilan terbanyak dipegang oleh Jose Ramon Esnaola dengan 456 penampilan. Top scorer La Liga di pegang oleh Hipolito Rincon dengan 78 gol. Top Scorer klud di semua kompetisi dipegang oleh Ruben Castro dengan 142 golnya.

Skuad Real Betis

No Pos pemain No Pos Pemain
1 GK Dani Gimenez 16 MF Alvaro Cejudo
2 DF Refa Navarro 17 MF Joaquin
3 DF Alex Matinez 18 FW Roman Zozulya
4 DF Bruno 19 FW Alex Alegria
5 MF Petros 20 DF German Pezzella
8 MF Jonas Martin 21 DF Alin Tosca
9 FW Antonio  Sanabria 22 MF Darko Brasanac
10 MF Dani Caballos 23 DF Aissa Mandi
11 MF Matias Nahuel 24 FW Ruben Castro
13 GK Antonio Adan 25 GK Manu Herrera
14 DF Riza Durmisi 28 DF Jose Carlos

 

Sejarah Real Betis

Real Betis bukanlah klub sepak bola pertama di wilayah Sevilla. Yang pertama tentu, Sevilla FC yang didirikan pada bulan Oktober 1905. Kemudin September 1907, klub kedu berdiri di Sevilla. Klub tersebut bernama Sevilla Balompie. Secara literal, Balompie berarti football. Penggunaan istilah Balompie ini menjadi unik sebab di wilayah Sevilla atau Spanyol pada umumnya lebih sering menggunakan istilh futbol daripada Balompie. Sevilla Balompie ini dibentuk oleh sekelompok pelajar akademi politeknik lokal. Suatu waktu terjadi sedikit perpecahan di Seilla FC yang kemudian melahirkan sebuah klub baru bernama Betis Football Club di tahun 1914. Klub baru ini lantas melakukan merger atau bergabung dengan Sevilla Balompie. Penggabungan tersebut kemudian melahirkan nama baru, yakni Real Betis Balompie.

Istilah Betis berasal dari Baetis yang merupakan bahasa Roman untuk menyebutkan sungai Guadalquivir di mana sungai tersebut melintasi wilayah Sevilla. Sementara ‘Real’ ditambahkankan menjadi nama klub di tahun 1914 setelah klub gabungan tersebut mendapatkan patronage yang diberikan oleh King Alfonso XIII.

Tahun 1931, Real Betis Balompie mencapai babak final Copa del Presidente de la Republica untuk pertama kalinya. Mereka dikalahkan Athletic Bilbao 3-1 di partai finalnya. Setahun kemudian, Betis merengkuh trofi Segunda Division setelah mengguli Oviedo FC yang duduk di posisi kedua klasemen. Dengan demikian, Betis menjadi klub Andalusia pertama yang tampil di La Liga. Tahun 1935, di bawah asuhan pelatih Irlandia, Patrick O’Connell, Real Betis keluar sebagai jawara La Liga. Sampai sekarang, ini menjadi trofi kasta tertinggi satu-satunya. Betis unggul satu poin di atas Madrid FC. Semusim kemudian, performa Betis menurun hingga klub hanya sanggup finis di posisi ketujuh tabel klasemen La Liga. Keadaan ekonomi yang memburuk dan kondisi pereang saudara ditenggarai sebagai salah dua penyebab penurunan preforma tersebut.

Tahun 1947, Real Betis terdegradasi hingga Tercera Division. Di masa itu, banyak fans Betis yang melihat sepuluh tahun ke depan di mana peran mereka akan menjadi penting bagi identitas dan spirit atau jiwa klub. Supporter Betis tahu bahwa betul peran mereka bagi klub yang tengah menghadapi masa-masa sulit. Dukungan tak berhenti, melainkan semakin melimpah. Kondisi tersebut membuat nama supporter Betis menjadi salah satu yang terbesar. Mereka kerap memenuhi stadion kandang kala Real Betis berlaga dan mendampingi di laga tandang Real Betis. Supporter Betis ini kemudian terkenal dengan istilah Green March berkenaan dengan besarnya support mereka terhadap klub.

Tahun 1955, Benito Villamarin mengambil alih posisi presiden klub dari Ruiz Rodriguez. Di era rezim Benito, Real Betis kembali ke top Divisi pada musim 1958/1959 dan finis di posisi tiga pada tahun 1964. Di era Benito juga Betis membeli Estadio Hellopolis, tahun 1961. Stadion tersebut hingga kini justru dipanggil dengan nama sang presiden, yakni menjadi Estadion Benito Villamarin. Era Benito berakhir di tahun 1965 setelah posisinya digantikan oleh yang lain. Naasnya, hanya setahun setelah kepergian Benito, Real Betis terdegradasi ke Dvisi Dua.

Tanggal 25 Juni 1977, Real Betis menghadapi Athletic Bilbao di partai final Copa del Rey yang dilangsungkan di stadion Vicente Calderon. Pertandingan tersebut harus dilanjutkan dengan adu penalty setelah 90 menit ditambah babak tambahan, skor masih seimbang 2-2. Real Betis ahirnya menjadi juara setelah menang 8-7 di babak adu penalty. Sementara itu, Betis finis di posisi lima di liga. Hal tersebut menunjukkan betapa solid dan baiknya klub di musim tersebut. Dari capaian tadi, Betis kemudian berkompetisi di European Cup Winners’ Cup. Di babak awal, Betis sukses menyingkirkan Milan. Sayangnya, Real Betis harus tersingkir di babak perempat final setelah ditaklukan Dynamo Moscow. Secara keseluruhan, meski di level Eropa Betis tampil cukup apik, di liga domestik Betis harus berkutat dengan degradasi.

Real Betis menmui masa sukses lainnay di musim 1994.1995. Klub yang saat itu dipimpin oleh Lorenzo Serra sebagai presiden kembali ke kasta tertinggi kompetisi Spanyol. Di musim itu juga Betis turut dalam laga kualifikasi UEFA Cup. Di kompetisi Eropa tersebut Betis sukses unggul agregat dai Fenerbahce dan 1. FC Kaiserslautern. Namun Betis dikalahkan olehBordeaux. Tahun 1997, tepat 20 tahun setelah mereka menjuarai Copa del Rey untuk yang pertama kalinya, Betis kembali sampai di babak final Copa del Rey. Sayangnya, Betis gagal meraih untuk yang kedua kalinya sebab mereka ditekuk Barcelona 2-3.

Musim 2008/2009, Betis kembali harus terdegradas ke Divisi Dua setelah hanya mampu finis di posisi ke-18. Tanggal 15 Juni 2009, lebih dari 65.000 suporter Real Betis atau disebut dengan Beticos, termasuk dengan icon-icon Real Betis seperti Rafael Gordillo, Del Sol, Hipolito, Julio Cardenosa dan yang lainnya turun ke jalan untuk melancarkan sebuah protes. Mereke memprotes manajemen klub. Protes yang berslogan “15-J Yo Voy Betis” itu menyuarakan agar pemilik klub, Ruiz de Lopera, sadar bahwa ia harus menyerahkan 54% sahamnya ke pasar agar kepemilikan klub menjadi lebih sehat. Namun, protes supporter Bets ini tak memperoleh tanggapan serius dari pihak manajemen, terlebih sang pemili saham mayoritas klub. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada kegagalan Real Betis untuk promosi ke top level kompetisi.

Real Betis kembali ke La Liga di musim 2011/2012. Di musim debutnya itu, klub ini memulai dengan empat kemenangan meski di akhir musim, Betis baru mampu finis di peringkat 13. Musim berikutny, Real Betis finis di posisi tujuh dan berhak atas satu tempat kualifikasi UEFA Europa League. Betis lantas hanya sampai babak perempat final kompetisi Eropa tersebut. Mirisnya, Betis disingkirkan sang rival, Sevilla.

Jajaran Manajemen dan Kepelatihan Real Betis

Dewan Direksi

Posisi Nama
Presiden Juan Carlos Ollero Pina
Wakil Presiden Jose Miguel Lopez Catalan
Angel Haro Garcia
Anggota Direksi Jose montoro Pizarro
Tomas Solano Franco
Ernesto Sanguino Gomez
Jose Maria Pagola Serra
Adrian Fernandez Romero
Maria Victoria Lopez Sanchez
Rafael Salas Garcia
Ramon Alarcon Rubiales
Cayetano Garcia de la Borbolla Carrero
Duta Klub Rafael Gordillo

Staf Teknik

Posisi Nama
Direktur Sepak Bola Eduardo Macia
Asisten Direktur Alexis Trujillo
Kepala Pemandu Bakat Vasiliki Pappa
Pemandu Bakat Jakob Friis-Hansen
Vlada Stosic
Carlos Vargas
Adrian Esparraga
Paulo Meneses
Departemen Analist Teknik Tino Luis Cabrera
Jaime Quesada
Pemandu Bakat U20 Juan Jose Canas
Pedro Morilla

Staf Kepelatihan

Posisi Nama
Manajer Victor Sanchez
Asisten Manajer Alexis Trujillo
Capi
Pelatih Fitnes Jose Antonio Asian
Pelatih Kiper David Relano

Staf Medis

Posisi Nama
Kepala Medis Tomas Calero
Fisioterapis Fran Molano
Jose Manuel Pizarro
Manuel Lopez
Manuel Alcantarilla
Perawat Jose Maria Montiel

 

Stadion Benito Villamarin

Real Betis bermarkas di Estadio Benito Villamarin. Stadion yang terletak di Sevila ni dibuka sejak tahun 1929. Stadion Benito Villamarin mampu menampung hingga kurang lebih 56.000 penonton. Telah dilakukan beberapa renovasi di stadion ini dan dua yang paling besar adalah renovasi tahun 1982 dan tahun 2000 dengan penambahan kapasitas yang semula hanya 52.500-an. Peresmian Estadio benito Villamarin dilakukan dengan sebuah laga persahabatan antara Spanyol dan Portugal, tahun 1929. Stadion ini didesain oleh sekelompok arsitek yang terdiri dari Antonio, Gonzalez, dan Cordon yang tidak lain juga mendesain stadion San Mames.

Nama asli dari stadion ini adalah Estadio de Heliopolis. Perubahan nama menjadi stadion Benito Villamarin terjadi di era 70-an berkenaan dengan pembangunan ulang klub di mana saat itu klub tengah dipimpin oleh sang presiden bernama Benito Villamarin. Stadion ini, pada masanya, menjadi salah satu stadion paling modern dengan fasilitas yang lengkap di Spanyol. Estadio Benito Villamarin dikabarkan merencanakan untuk sejumlah renovasi.

Prestasi Real Betis

Kompetisi Tahun
La Liga 1934/1935
Copa del Rey 1976/1977, 2004/2005
Segunda Division 1931/1932, 1941/1942, 1957/1958, 1970/1971, 1973/1974, 2010/2011, 2014/2015
Tercera Division 1953/1954
Copa de Andalucia 1927/1928

Leave A Comment