Real Sociedad

Real Sociedad de Futbol, S.A.D. yang kerap dipanggil cukup dengan Real Sociedad merupakan klub professional yang bermain di kompetisi sepak bola kasta teratas Spanyol, La Liga. Klub yang didirikan pada tanggal 7 September 1909 ini berbasis di Kota San Sebastian, Basque Country. Real Sociedad bermukim di Stadion Anoeta yang mampu menampung hingga sekitar 32.000 penonton. Klub berjuluk Txuriurdin (white and blue) ini telah mengoleksi trofi La Liga dalam dua musim perhelatannya, musim 1980/1981 dan 1981/1982. Musim 2002/2003, Real Sociedad mampu finis di posisi kedua tabel klasemen dan ini merupakan capaian terbaik klub sejak terakhir kali juara di tahun 1982. Di ajang Copa del Rey, Real Sociedad pernah menjadi yang terbaik juga sebayak dua kali, tahun 1909 dan 1987. Athletic Bilbao merupakan rival abadi Sociedad berkenaan dengan asal kedua klub yang sama, Basque dan Basque derby adalah tajuk ketika kedua klub saling berhadapan. Real Sociedad yang juga kerap disapa Erreala I La Real (the royals) menjadi salah satu klub pendiri La Liga yang didirikan pada tahun 1928. Klub mencatat, kiprah terpanjang Real Sociedad tanpa terdegradasi dari La Liga berlangsung selama 40 musim, dari tahun 1967 sampai 2007.

Di level Eropa, Real Sociedad pernah berlaga di UEFA Champions League musim 2003/2004 dan mampu sampai di babak 16 besar sebelum akhirnya dikalahkan klub asal Prancis, Lyon. Real Sociedad telah berlaga di La Liga sebanyak 71 musim dan 16 musim di Segunda Division. Rekor pencetak gol terbanyak bagi klub dipegang oleh Jesus Maria Satrustegui dengan 162 gol. Cholin dengan 136 gol berada di peringkat kedua. Menyusul di bawahnya Roberto Lopez Ufarte 129 gol, Sebastian Ontoria 114 gol, Paco Bienzobas 109 gol, Darko Kovacevic 107 gol, Pedro Uralde 100 gol, Jose Mari Bakero 91 gol, Jose Mari Perez 86 gol, dan terakhir Epifanio Fernandez dengan 85 gol. Sementara itu, rekor penampilan terbanyak klub dipegang oleh Alberto Gorriz dengan 599 penampilan. Di bawahnya ada Juan Antonio Larranaga 589 laga, Jesus Maria Zamora 588 laga, Luis Arconada 551 laga, dan peringkat kelima dipegang oleh Miguel Fuentes dengan 495 penampilan. Real Sociedad pun tak dapat dipungkiri menjadi klub awal banyak pemain yang kemudian bertransformasi menjadi pemain top dunia seperti kipper Manchaster City, Claudio Bravo dan pemain yang sudah malang melintang di beberapa klub terbaik dunia, Xabi Alonso. Javi Garcia pun meniti karir profesionalnya di klub berkostum biru putih ini.

Skuad Real Sociedad

No Pos Pemain No Pos Pemain
1 GK Geronimo Rulli 13 GK Ander Bardaji
2 DF Carlos Martinez 15 DF Aritz Elustondo
3 DF Mikel Gonzalez 16 MF Sergio Canales
4 MF Asier Illarramendi 17 MF David Zurutuza
5 MF Markel Bergara 18 MF Mikel Oyarzabal
6 DF Inigo Martinez 19 DF Yuri Berchiche
7 FW Juanmi 20 DF Joseba Zaldua
8 MF Esteban Branero 22 DF Raul Navas
9 FW Imanol Agirretxe 23 MF Jon Gaztanaga
10 MF Xabi Prieto 24 MF David Concha
11 FW Carlos Vela 25 GK Tono Ramirez
12 FW Willian Jose DF Diego Llorente

 

Dalam masa peminjaman

Pos Pemain Peminjam Pos Pemain Peminjam
DF Srdan Babic Reus MF Ruben Pardo Real Betis
DF Alberto de la Bella Olympiacos MF Pablo Hervias Elche
DF Hector Hernandez Granada MF Alain Oyarzun Mirandes
MF Eneko Capilla Numancia

 

Sejarah Real Sociedad

Real Sociedad adalah salah satu klub yang sejarahnya bisa dirunut hingga ke masa pengenalan sepak bola di wilayah di mana klub itu berada. Olah raga sepak bola diperkenalkan di San Sebastian sejak awal 1900-an oleh pelajar dan pekerja yang baru kembali dari Inggris. Tahun 1904, mereka membentuk San Sebastian Recreation Club dan di tahun 1905, klub tersebut berkompetisi di Copa del Rey. Bulan Mei 1905, San Sebastian Football Club dibentuk secara independen, terpisah dari klub olah raga yang lebih mula dibentuk itu. Tahun 1909, San Sebastian Football Club mencoba untuk berlaga di Copa del Rey. Sayangnya, mereka dihadapkan pada masalah izin registrasi. Oleh sebab itu, klub itu kemudian berkompetisi di Copa del Rey dengan nama Club Ciclista de San Sebastian. Lantas, Sociedad de Futbol dibentuk pada tanggal 7 September 1909 sebagai jalan keluar dari kebingungan dua klub sebelumnya. Pada tahun 1910, klub Spanyol berlaga di dua kompetisi rival dan Sociedad de Futbol bermain di Copa UECF sebagai Vasconia de San Sebastian. Di tahun yang sama, 1910, Raja Alfonso XIII menganugerahi klub gelar kehormatan sehingga nama klub berubah menjadi Real Sociedad de Futbol.

Real Sociedad menjadi anggota pendiri La Liga di tahun 1928. Di gelaran perdananya, Sociedad finis di posisi keempat. “Paco” Bienzobas, striker Sociedad, keluar sebagai top scorer liga. Tahun 1931, berkenaan dengan kedatangan masa Second Spanish Republic, Sociedad berganti nama menjadi Donostia Club de Futbol. Namun, hal tersebut tak berlangsung terlalu lama. tahun 1939 ketika perang saudara Spanyol pecah, klub kembali berganti nama ke nama semula, Real Sociedad. Lalu, perjalanan Sociedad di kompetisi berjalan cukup pluktuatif antara Primera dan Segunda Division.

Musim 1979/1980, untuk pertama kalinya, Real Sociedad finis sebagai runner up La Liga. Mereka mampu mengumpulkan 52 poin. Hanya satu poin di bawah sang pemuncak klasemen, Real Madrid dan berselisih jauh dari posisi tiga, Sporting de Gijon, yakni 13 poin. Real Sociedad keluar sebagai jawara La Liga musim 1980/1981, mematahkan taji Real Madrid yang di empat pagelaran sebelumnya selalu keluar sebagai juara. Mengejutkan sekaligus menakjubkan, Real Sociedad kembali menjadi juara di la Liga musim berikutnya. Mereka mampu unggul dua poin dari runner up, Barcelona. Di masa ini keemasan ini, Real Sociedad dilatih oleh Alberto Ormaetxea. Ujung tombak tim, Jesus Maria  Satrustegui menjadi top scorer di musim 1980/1981 dengan 16 gol yang sukses dilesakkanya. Musim berikutnya, topscorer klub dipegang oleh Pedro Uralde dengan 14 golnya. Satrustegui berada di belakangnya dengan 13 gol. Musim 1982/1983, Real Sociedad mampu mencapai babak semi final European Cup setelah mengalahkan Vikingur, Celtic, dan Sporting Clube de Portugal. Sayangnya, di babak empat besar tersebut, Sociedad ditekuk Hamburger SV dengan agregat 3-2. Di musim 1982/1983 juga, Real Sociedad berhasil menjuarai Supercopa de Espana.

La Liga musim 2002/2003, Real Sociedad finis di peringkat kedua. Tiga musim sebelumnya, mereka hanya mampu finis ketiga belas. Menjadi runner up di musim 2002/2003 merupakan catatan terbaik klub sejak tahun 1988. Musim 2002/2003 ini, Real Sociedad berada di bawah asuhan arsitek asal Prancis, Raynald Denoueix. Straiker Sociedad saat itu merupakan perpaduan antara penyerang asal Turki, Nihat Kativeci, dengan striker asal Yugoslav, Darko Kovacevic. Saat itu skuad tim berisi kipper timnas Jerman, Sander Westerveld dan gelandang top Spanyol, Xabi Alonso. Penghargaan Don Balon dianugerahkan pada Xabi di tahun 2003 berkat permainan dan kotribusinya yang besar bagi Sociedad hingga mampu membawa klub finis sebagai runner up. Don Balon adalah penghargaan pemain terbaik liga Spanyol. Penghargaan juga diraih oleh pemain Sociedad lainnya. Kahveci terpilih sebagai pemain asing terbaik. Belum berakhir sampai di situ, sang manajer pun tak luput dari penghargaan. Denoueix terpilih sebagai manajer terbaik. Momen kunci untuk musim emas tersebut terjadi kala Real Sociedad berhasil menundukkan Real Madrid, bulan April, dengan skor 4-2 di Anoeta Stadium. Sejak saat itu, Sociedad terus bertengger di posisi puncak tabel klasemen. Sayangnya, menjelang pekan terakhir kompetisi, sementara Sociedad ditumbangkan Celta de Vigo 3-2, Real Madrid sukses mengalahkan Atletico Madrid 4-0. Hasil tersebut membuat posisi di tabel klasemen berubah, Madrid mengunci posisi pertama. Bisa dikatakan musim 2002/2003 ini merupakan musim terbaik Sociedad di Abad 21.

Prestasi Real Sociedad

Kompetisi Tahun
La Liga 1980/1981, 1981/1982
Copa del Rey 1909, 1986/1987
Supercopa de Espana 1982
Segunda Division 1948/1949, 1966/1967, 2009/2010

 

Stadion Anoeta

Real Sociedad bermarkas di Stadion Anoeta. Stadion ini merupakan arena multi-purpose yang terletak di San Sebastian, Basque Autonomous Community, Spanyol. Stadion yag dibuka tahun 1993 ini berada di komplek olah raga Anoeta. Setahun terkhir, di Stadion Anoeta juga dihelat pertandingan Heieken Cup rugby union. Sejak musim 2009/2010, Stadion ini juga digunakan kandang klub Biarritz Olympique dan Aviron Bayonnais. Bahkan sang rival, Athletic Bilbao pernah menjadikan stadion ini sebagai kandangnya, yakni pada dua laga awal La Liga musim 2013/2014 dikarenakan Sa Mames Stadium (kandang Bilbao) tengah direnovasi. Stadion Anoeta berkapasitas 32.300 orang. Pemilik dan opertor stadion adalah pemerintahan setempat.

Tahun 2004, Presiden klub, Jose Luis Astiazaran memperkenalkan proyek renovasi Gipuzkoarena kepada publik. proyek tersebut direncanakan akan rampung pada tahun 2007. Proyek tersebut berisi peningkatan kapasitas stadion hingga mencapai 42.000 yang dilakukan dengan menghilangkan trek atletik. Proyek juga berisi program pembangunan hotel dan toko di sekitaran stadion. Namun, proposal proyek yang diajukan oleh presiden klub tersebut ditolak oleh pemerintahan setempat.

Menjelang akhir tahun 2007, Badiola, salah satu kandidat presiden klub berniat untuk membeli stadion. Itu pun kembali ditolak oleh pemerintaha setempat. Tahun 2008, Badiola terpilih menjadi presiden klub dan kembali mebuat proposal baru untuk urusan stadion, proposal yang hampir mirip denga. Proposal Gipuzkoarena. Proposal tersebut kemudian dipelajari oleh pemerintahan setempat. Namun, sejak tanggal 20 Desember, Badiola tak lagi menjadi presiden klub dan nasib proposalnya pun menjadi tak jelas. Kemudian, presiden baru yang menggantikan Badiola juga sama menaruh perhatian soal stadion. Presiden baru itu bernama Jokin Aperribay. Ia beriat untuk mebentuk ulang Stadion Anoeta. proyek itu kemudian diumumkan kepada publik bahwasanya akan dimulai pada tahun 2016 dan memakan biaya hingga kurang lebih 30 juta Euro.

Staf Kepelatihan Real Sociedad

Posisi Nama
Manajer Eusebio Sacristan Mena
Asiste Manajer Juan Carlos Andres Costas
Erik Bretos
Pelatih Fitnes Karla Larburu
Jon Aleman Oviedo

 

Notable Former Players Real Sociedad

Savio Sander Westerveld Pedro Uralde
Claudio Bravo Mutiu Adepoju Mattias Asper
Mark Gonzalez Boukary Drame Hakan Mild
Igor Cvitanovic Darko Kovacevic Agne Simonsson
Antoine Griezmann Lee Chun-soo Valery Karpin
Giorgi Demetradze Bittor Alkiza Dimitri Khokhlov
Alfredo Finnbogason Xabi Alonso Necati Ates
John Aldridge Jose Mari Bakero Nihat Kahveci
McDonald Mariga Txiki Begiristain Tayfun Korkut
Edgaras Jankauskas Alberto Lopez Fernandez Sebastian Abreu
Mohammed El Yaagoubi Javi Garcia

 

Leave A Comment