Riyad Mahrez Mencari Klub Baru

Riyad Mahrez diberitakan ingin pindah dari Leicester City pada bursa transfer musim panas ini. Akan tetapi hingga saat ini kabarnya masih belum ada klub yg mengajukan proposal penawaran resmi pada klub berjulukan The Foxes tersebut untuk mendapatkan Mahrez.

Keinginannya untuk hengkan diutarakannya sejak bulan Mei 2017 lalu, kurang lebih satu tahun setelah ia berhasil mengantarkan klub berjulukan The Foxes tersebut meraih trofi Premier League pertama mereka sepanjang sejarah.

Hasrat Riyad Mahrez untuk hengkang memang cukup disayangkan, namun bisa dimaklumi mengingat keadaan Leicester City musim 2016-2017 lalu. Berbeda jauh dengan musim sebelumnya, saat mereka berhasil mengangkat trofi Premier League untuk pertama kalinya, musim lalu, tim ini terpuruk sangat jauh.

Tak hanya gagal mempertahankan gelar juara, The Foxes bahkan sempat bergelut dengan zona degradasi dan berujung pada pemecatan pelatih mereka, Claudio Ranieri, pada bulan Februari lalu. Baik Riyad Mahrez, Jamie Vardy, dan para pemain yg tampil mengejutkan musim sebelumnya, mendadak tumpul.

Beruntung mereka bisa terselamatkan setelah Craig Shakespeare, asisten pelatih di King Power Stadium mengambil alih kendali. Tim yg sudah tak lagi produktif tersebut, berhasil meraih lima kemenangan beruntun setelah ditangani oleh Craig Shakespeare. Akhirnya ia pun diganjal dengan kontrak sebagai pelatih selama tiga tahun di King Power Stadium.

Leicester City pada akhirnya memang tidak terdegradasi. Mereka berhasil selamat lantaran mengakhiri musim di peringkat 12 klasemen akhir Premier League.

Riyad Mahrez Mengaku Belum Ada Tawaran Serius

Riyad Mahrez pun tampaknya berubah pikiran. Setelah musim panas 2016 lalu ia bertahan di King Power Stadium dan menolak berbagai tawaran menggiurkan, musim panas ini pemain asal Aljazair tersebut ingin mencari kesempatan yg lebih baik bersama klub lain.

Pada bursa trasnfer panas musim lalu, seingat bandar bola online terpercaya Riyad Mahrez memang sempat jadi komoditas transfer. Ada begitu banyak klub papan atas Eropa yg menginginkannya. Namun tampaknya tidak demikian halnya dengan saat ini.

Beberapa saat lalu, namanya sempat diberitakan masuk dalam incaran pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Namun faktanya hingga saat ini belum ada penawaran resmi yg datang ke Leicester City. Dalam sebuah wawancaran, Riyad Mahrez mengatakan, ada perbedaan besar antara mendapat penawaran dengan spekulasi di media. Ia menegaskan sejauh ini belum ada klub yang benar-benar mendekatinya.

Pemain berusai 26 tahun tersebut juga menilai wajar kalau dirinya ingin pergi dari King Power Stadium. Walau kontraknya masih berlaku hingga tahun 2020 mendatang, Riyad Mahrez ingin mencari pengalaman baru bersama klub berbeda.

Lebih lanjut Riyad Mahrez menjelaskan, tahun lalu manajemen Leicester City sepatkan bahwa dirinya harus bertahan satu tahun lagi sebelum bisa meninggalkan mereka. Menurutnya sekarang adalah saat yg tepat untuk mencari petualangan baru karena dirinya sudah mengalami berbagai hal bersama The Foxes sejauh ini.

Riyad Mahrez memang adalah salah satu kunci penting keberhasilan Leicester City meraih gelar Premier League musim 2015-2016 lalu. Ia menyumbangkan 17 gol di kompetisi domestik dan membantu klubnya membuat kejutan setelah sebelumnya sama sekali tak diunggulkan.

Prestasinya pun diganjar dengan titel sebagai pemain terbaik versi Asosiasi Pesepak Bola Inggris atau PFA untuk musim itu. Karena itu, The Foxes memberinya perpanjangan kontrak selama empat tahun.  Seiring dengan menurunnya performa Leicester City, performa Riyad Mahrez pun tumpul. Musim 2016-2017 ia tercatat hanya menorehkan enam gol. Jumlah itu nyaris sepertiga golnya pada tahun sebelumnya.