Roy Keane Tak Puas Dengan Manchester United

Roy Keane mengatakan ia tidak terlalu senang melihat Manchester United musim ini, yang hanya sekedar mematok target finish di peringkat empat klasemen Premier League. Mantan pemain Rep. Irlandia membantu United mendominasi Inggris di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Ia juga sempat merasakan gelar juara Liga Champions selama berada di Old Trafford.

Slot bola memantau musim ini, United hanya berhasil memenangkan Piala Liga dan masuk ke semifinal Liga Europa. Di Premier League, mereka masih terus berusaha keras finish di peringkat empat demi ambisi bermain kembali di Liga Champions – setelah musim lalu absen.

Roy Keane lantas mengatakan saat melihat klub seperti Liverpool dan Manchester United merayakan finish empat besar, dia seperti ngeri dan jijik melihatnya. Keane mengatakan semua klub besar seperti Real Madrid dan Barcelona akan merayakannya jika mereka finish keempat?

Dia mengaku pada judi bola online terpercaya melihat semua orang berbicara mengenai caranya finish di empat besar karena keuntungan finansial dan bagus jika tim seperti Leicester masuk ke situ. Namun untuk tim seperti Chelsea, Arsenal, dan Manchester United? Menurutnya hal tersebut adalah sesuatu yang memalukan.

Roy Keane Sebut Insiden Pisang Marcos Rojo

Sebelumnya, Roy Keane, mengklaim bahwa insiden yang menunjukkan Marcos Rojo memakan pisang di pertandingan Liga Europa melawan Rostov pekan lalu sengaja direkayasa.

Slotbola mengkonfirmasi Rojo terlihat amat lelah dalam laga yang berlangsung di Old Trafford, dan manajer Jose Mourinho memberikan pisang pada Ashley Young, yang kemudian memberikannya untuk pemain Argentina.

Namun demikian, Keane percaya bahwa Mourinho sudah terlalu membesar-besarkan insiden tersebut. Keane mengatakan di bahwa semua sudah direkayasa, tanpa ragu.

Roy Keane mengatakan Jose Mourinho berbicara mengenai pemain pingsan. Itu lebih mudah ketimbang sesi latihan. 11 lawan 11 di lapangan latihan, itu lebih mudah. Dan Mou bicara mengenai pemain pingsan. Dia sudah pernah melihat pemain yang makan di tengah lapangan.

Namun Keane kira dia terlalu menciptakan drama terkait ini. Dia punya staff lain. Salah satu pelatih kebugaran bisa memberikannya, staff medis. Dia memberikannya pada Ashley Young, yang kemudian memberikannya lagi.