Rudi Garcia Sebut Barcelona Mesin Tidak Terkalahkan

Rudi Garcia Pelatih AS Roma menyebut Barcelona sebagai mesin yang tidak terkalahkan setelah timnya kalah pada pertandingan Matchday ke-5 diajang kompetisi Champions League dengan skor yang cukup telak 6-1.

Rudi Garcia sangat marah dan kecewa ketika tim yang diasuhnya kalah telak pada pertandingan melawan Barcelona. Dirinya juga menyadari bahwa sangat mustahil baginya untuk dapat mengalahkan Barcelona saat ini.

AS Roma yang bertanding melawan Barcelona di Camp Nou pada hari Rabu, 25 november 2015 pulang dengan mendapatkan kekalahan dengan skor 6-1. Pada pertandingan Barcelona vs AS Roma tersebut, Roma tidak banyak memberi perlawanan kepada tuan rumah Barca. Mereka hanya mampu mencetak satu gol penghibur pada saat pertandingan akan berakhir. Gol tersebut di cetak oleh Edin Dzeko pada injury time setalah mendapat umpan dari Digne.

Pada pertandingan tersebut agen bola online ibcbet melihat Barca tampil sangat fantastik dan mampu menghancurkan pertahanan AS Roma dengan mencetak enam gol. kenam gol Barcelona dicetak oleh Lionel Messi yang mencetak dua gol, Luis Suarez yang mencetak dua gol, Adriano dan juga Gerard Pique yang masing-masing mencetak satu gol.

Barcelona Sedang Bagus-Bagusnya Menurut Rudi Garcia

Rudi Garcia mengungkapkan bahwa pada saat ini Barcelona sedang bagus-bagusnya dan sangat mustahil baginya dan juga timnya dapat mengalahkannya di kandangnya sendiri Camp Nou.

Rudi Garcia juga mengatakan lewat situs resminya bahwa tim yang mampu mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-0 adalah tim yang pada saat ini sedang berada dipuncak performanya sebagai mesin yang tidak terkalahkan.

Rudi Garcia juga mengatakan bahwa dirinya tidak bisa menyalahkan siapapun termasuk para pemain roma yang tidak mampu mendominasi pertandingan dan mencetak gol pada babak pertama dimulai. Dapat menang melawan Barcelona pada pertandingan tersebut merupakan suatu hal yang mustahil.

AS Roma yang kalah melawan Barcelona di kompetisi Champion League masih memiliki peluang untuk dapat lolos kebabak 16 besar jika mampu mengalahkan BATE di pertandingan terakhirnya di babak kualifikasi Grup E champions League.

Rudi Garcia merasa sangat marah dan kecewa karena skor yang di terimanya sangat telak, namun dirinya sekarang harus konsentrasi menghadapi pertandingan yang akan datang melawan BATE diajang Champions League.

Leave A Comment