SD Eibar

SD Eibar atau Sociedad Deportiva Eibar yang dalam bahasa lokal (Basque) disebut Eibar Kirol Elkartea adalah salah satu klub professional yang berbasis di Eibar, Gipuzkoa. SD Eibar didirikan pada 1 Januari 1940 dan sekarang klub ini berlaga di kasta tertinggi sepak bola Spanyol, La Liga, setelah promosi dari Segunda Division tahun 2014 dan mengakhiri musim 2016/2017 di posisi 10.

SD Eibar bermukim di Estadio Municipal de Ipurua yang mampu menampung hingga kurang lebih 5.250 penonton. Stadion yang dibuka tahun 1947 ini langsung menjadi kandang SD Eibar. Klub yang diasuh oleh Jose Luis Mendilibar ini berkostum klaret dengan celana dan kaos kaki biru. Yang menarik, SD Eibar merupakan klub dengan lebih dari 10.000 pemegang saham yang tersebar di 69 negara di seluruh penjuru dunia. Ya, klub ini dimiliki oleh fans. SD Eibar juga menjadi satu-satunya klub yang bersertifikat UNE-EN-ISO 9001.

Tahun 2015, klub ini menjalin kesepakatan kolaborasi dengan CD Vitoria yang berlaga di Tercera Division. CD Vitoria ini menjadi farm team Eibar. Sebagai gambaran, farm team atau biasa disebut juga farm system, feeder team, atau nursery club merupakan sebuah sistem di mana klub, dalam hal ini adalah Eibar, memberi ruang bagi pemain berbakat CD Vitoria untuk bermain atau berlatih di klub dengan level yang lebih tinggi ini. Jadi, Eibar bisa menjadi tempat untuk pemain-pemain muda berbakat CD Vitoria untuk berlatih bahkan bermain bersama. SD Eibar telah mengarungi La Liga sebanyak 4 musim, menghabiskan waktu selama 26 musim di Segunda Division, 7 musim di Segunda Division B, 28 musim di Tercera Division, dan 4 musim di Categorias Regionales.

Skuad SD Eibar

No Pos Pemain No Pos Pemain
1 GK Yoel Rodriguez 15 DF Mauro dos Santos
3 DF Alex Galvez 16 MF Fran Rico
4 DF Ivan Ramis 17 FW Kike
5 MF Gonzalo Escalante 18 DF Anaitz Arbilla
6 MF Cristian Rivera 19 DF Antonio Luna
7 DF Ander Capa 20 DF Florian Lejeune
8 MF Takashi Inui 21 MF Pedro Leon
9 FW Sergi Enrich 22 FW Nano
11 MF Ruben Pena 23 DF David Junca
13 GK Asier Riesgo 24 MF Adrian Gonzalez
14 MF Dani Garcia 25 FW Bebe

Sejarah SD Eibar

SD Eibar terbentuk dari sebuah penggabungan atau merger antara Deportivo Gallo dan Union Deportiva Eibarresa. Dari pembentukan tersebut, mulanya, klub bernama Eibar Futbol Club sebelum akhirnya berganti nama menjadi Sociedad Deportiva Eibar. Lantas diketahui bahwa pembentukan SD Eibar tercatat pada tanggal 1 Januari 1940. Musim 1943/1944, klub pun menjadi klub seutuhnya, dalam istilah mereka, SD Eibar menjadi full-time unit.

Tahun 1950, Eibar berlaga di Tercera Division dan promosi ke Segunda Division tiga musim berikutnya. Kemudian, Eibar kembali terdegradasi setelah lima tahun berkompetisi di divisi tiga (Tercera menjadi divisi empat setelah pembentukan Segunda Division B tahun 1977) untuk 25 dari 28 tahun yang dilakoni. Lalu di tahun 1988, Eibar kembali ke divisi dua atau biasa disebut silver category.

Setelah berlaga selama 18 tahun di Segunda Division (divisi dua), SD Eibar terdegradasi ke Divisi Tiga di akhir musim 2005/2006. Tak lama kemudian, semusim berikutnya, Eibar lolos laga play-off setelah menundukan Hospitalet serta Rayo Vallecano dengan agregat 2-0 dan 2-1 hingga mengantarkan klub kembali ke Segunda Division. Sayangnya, di musim 2008/2009, Eibar hanya mampu finis di posisi 21 dan secara otomtis membuat Eibar terdegradasi ke Segunda Division B.

Selanjutna, SD Eibar sebetulnya mendapat tiga kali kesempatanpromosi ke Segunda Division. Namun, klub ini kerap kalah di laga play-off hingga mereka harus mengubur mimpi bermain di Divisi Dua tersebut. Di ajang Copa del Rey, musim 2012/2013, Eibar menyingkirkan tim Basque lainnya, Athletic Bilbao, di babak 16 besar yang dihelat di stadion San Memes.

SD Eibar mencetak sejarah klub di musim 2013/2014 ketika klub untuk pertama kalinya promosi ke La Liga. Pada waktu itu, sempat hadir kehawatiran ketika klub terkena krisis finansial yang bisa menyebabkan mereka gagal berlaga di La Liga. Beruntungnya, menghadapi masalah tersebut, klub langsung meluncurkan kampanye yang diberi nama Defiende al Eibar yang dalam bahasa inggris berarti ‘Defend Eibar’ dengan tujuan mencapai standar share capital klub yang menjadi persyaratan untuk berlaga di La Liga. Akhirnya, tanggal 15 Juli 2014, Eibar mengumumkan bahwa keadaan finansial klub membaik dan mencapai syarat standar finansial.

Dalam debutnya di La Liga, Eibar finis di posisi 18 dan harus kembali ke Segunda Division. Namun kala itu, Eiche yang finis di posisi 13 dilengserkan dari La Liga sebagai hukuman atas kesalahan manajemen finansial yang akhirnya, Eibar ditetapkan untuk tetap berlaga di La Liga. 18 Juli 2015, SD Eibar menjalani pertandingan yang bertepatan dengan ulang tahun klub ke 75 melawan Celtic di Ipura Stadium. Pertandingan tersebut diawali dengan ceremony parade Basque kostum abad ke-19. Celtic sendiri dipilih sebagai lawan bertanding di perayaan ulang tahun klub disebabkan karena hubungan yang kuat antara Basque Country dengan Scotland. Di bawah asuhan pelatih baru, Jose Luis Mendilibar, SD Eibar mengakhiri musim keduanya di La Liga dengan duduk di peringkat 14 tabel klasemen.

Staf Kepelatihan SD Eibar

Posisi Nama
Pelatih Mendilibar
Inaki Bea
Toni
Anuzita
Andoni
Unai Ezkurra
Staf Medis Alberto
Txema
Manu
Unai
Xabi
Brais
Alain
Mikel
Kitman German
Zapico
Administrative Delegate Benat

Estadio Municipal de Ipura

SD Eibar bermarkas di Estadio Municepal de Ipura yang kerap dipanggil cukup dengan stadion Ipura. Stadion ini mampu menampung kurang lebih 5.250 penonton. Stadion Ipura dibuka tahun 1947 dan telah menjadi kandang dari Eibar sejak tahun dibukanya tersebut. Kapasitas yang kini berada dikisaran 5000 itu adalah buah dari renovasi terbaru yang dilakukan antara tahun 1998 hingga 2001.

Laga inagurasi yang dihelat di Ipura Stadium mempertemukan SD Eibar dengan sang rival, CD Elgoibar dalam tajuk pertandingan persahabatan dan Eibar dipermaulkan dua gol tanpa balas di laga ini. Terdiri dari lapangan yang fasalitiasnya cukup tertinggal dibandingkan dengan stadion pada klubprofesional Spanyol lainnya, pembangunan tribun utama menghabiskan tiga tahun dan dibuka pertama kali di tahun 1951.

Awalnya, permasalahan besar yang dihadapi Stadion Ipura ini adalah sistem drainase yang tidak begitu baik sehingga memiliki potensi banjir yang besar. Baru di tahun 1959, Ipura Stadium berbenah dengan memprioritaskan pembangunan sistem drainase yang baik dengan mengatur ulang ketinggian lapang dan menerapkan basic sistem drainase. Kemudian, investasi lebih disasar pada kelengkapan fasilitas stadion dibandingkan tribun penonton dan pada tanggal 14 Oktober 1970, Stadion Ipura untuk pertama kalinya dilengkapi dengan lampu sorot stadion.

Setelah mampu promosi ke Segunda A tahun 1989, SD Eibar merasa perlu untuk merekonstruksi Stadion Ipura guna lebih modern dan lebih baik tentunya. Lantas di tahun 1998, klub menerima kucuran dana dari pemerintahan lokal dan Liga de Futbil Profesinal untuk secara keseluruhan me-remodel Stadion Ipura. Salah satu pengerjaan removasi tersebut adalah membangun ulang full-length dan full-covered tribun yang kemudian mampu menampung hingga 2.800 orang. di tahun 2014, saat SD Eibar promosi ke La Liga, manajemen klub mengumumkan rencana untuk membangun tribun utara yang mana akan meningkatkan kapasitas hingga lebih dari 6.000 orang.

Prestasi SD Eibar

Kompetisi Tahun
Segunda Division 2013/2014
Segunda Division B 1987/1988, 2006/2007, 2010/2011
Tercera Division 1950/1951, 1952/1953, 1961/1962, 1962/1963, 1966/1967, 1981/1982, 1985/1986

Manajer-manajer SD Eibar

Manajer Periode
Perico Alonso 1 juli 1995 – 30 Juni 1998
Jose Maria Amorrortu 1 Juli 2003 – 30 Juni 2004
Jose Luis Ribera 2004
Jose Luis Mendilibar 1 Juli 2004 – 30 Juni 2005
Carlos terrazas 2005
Roberto Olabe 2006
Manix Mandiola 1 Juli 2006 – 30 Juni 2008
Carlos Pouso 1 Juli 2008 – 9 Maret 2009
Josu Uribe 10 Maret 2009 – 30 Juni 2009
Angel Viadero 1 Juli 2009 – 27 April 2010
Manix Mandiola 28 April 2010 – 31 Mei 2012
Gaizka Garitano 6 Juni 2012 – 9 Juni 2015
Jose Luis Mendilibar 30 Juni 2015 – sekarang

Leave A Comment