Sunderland AFC

Sunderland Association Football Club (AFC) merupakan tim sepak bola yang berbasis di utara dan timur kota Sunderland, area metropolitan Tyne and Wear. Sunderland didirikan 138 tahun yang lalu, tahun 1879. Klub berjuluk The Black Cat ini dimiliki oleh Ellis Short. Sunderland bermarkas di Stadium of Light.

Mulai dari musim 2017/2018, Sunderland akan bermain di EFL Championship, kasta kedua kompetisi sepak bola Inggris setelah di akhir musim 2016/2017, Sunderlend finis di dasar klasemen. Sejak berdirinya klub, Sunderland telah mengoleksi enam gelar First Division atau yang kita kenal hari ini sebagai Premier League. Gelar tersebut diraih Sunderland di tahun 1892, 1893, 1895, 1902, 1913, dan 1936. Sunderland juga pernah menjadi jawara FA Cup sebanyak dua kali, tahun 1937 dan 1973. Gelar FA Cup pertama diraih setelah menundukkan Preston North End dengan skor 3-1. Sementara itu, trofi kedua FA Cup didapat Sunderlend usai mengalahkan Leeds United dengan skor tipis 1-0. Sunderland juga sudah mengoleksi satu trofi FA Community Shielad yang diraihnya pada tahun 1936. Di level kompetisi domestik, Sunderlend keluar sebagai juara Divisi Dua sebanyak lima kali dan Divisi tiga sebanyak satu kali.

Sunderland memainkan semua laga kandangnya di stadion dengan kapasitas kurang lebih 49.000 orang, Stadium of Light. The Black Cat bermukim di stadion ini sejak tahun 1997. Sebelumnya, Sunderland bermarkas di Roker Park Stadium. Kapasitas awal Stadium of Light sebetulnya hanya 42.000. Penambahan kapasitas terjadi sejak tahun 2000 ketika stadion ini direnovasi besar-besaran. Sunderland memiliki sejarah rivalitas tinggi dengan klub tetangga, Newcastle United sejak tahun 1898. Tyne-Wear derby adalah judul atau tajuk di saat dua klub bertanding. Sejak promosi ke Premier League tahun 2007, Sunderland bertransformasi menjadi salah satu klub terkaya di dunia. Nilai klub mencapai 93 juta Dolar di tahun 2014 dan menjadikannya klub ke 31 terkawa di dunia.

Skuad Sunderland

No Pos Pemain No Pos Pemain
1 GK Vito Mannone 16 DF John O’shea
2 DF Billy Jones 17 MF Didier N’Dong
3 DF Bryan Oviedo 18 FW Jermain Defoe
4 DF Jason Denayer 19 DF Paddy McNair
5 DF Papy Djilobodji 20 MF Steven Pienaar
6 MF Lee Cattemole 21 DF Javier Manquillo
7 MF Sebastian Larsson 22 DF Donalad Love
8 MF Jack Rodwell 23 DF Lamine Kone
9 FW Fabio Borini 24 MF Darron Gibson
10 MF Wahbi Khazri 27 DF Jan Kirchhoff
12 GK Mika 28 FW Victor Anichebe
13 GK Jordan Pickford 29 FW Joel Asoro
14 MF Duncan Watmore 44 MF Adnan Januzaj
15 DF Joleon Lescott 46 MF Lynden Gooch

Sejarah Sunderland

Sunderland didirikan pada tanggal 17 Oktober 1879 dengan nama Sunderland and District Teachers A.F.C. oleh schoolmaster, James Allan. Sunderland tergabung ke Football League di musim 1890/1891. Saat itu Sunderland mengganti posisi Stok yang tedegradasi. Di akhir abad ke 9, Sunderland dinobatkan sebagai “Team of All Talents” oleh pendiri liga, William McGregor. Pujian tersebut disematkan setelah Sunderland menekuk Aston Vila dengan skor 7-2. Musim 1891/1892, Sunderland langsung memenangkan League Championship. Saat itu, The Times, sebuah majalah terkemuka, menyebut pemain-pemain sunderland sebagai “a wonderfully fine team”. Musim berikutnya, The Black Cat sukses mempertahankan trofi. Di masa itu, Johny Campbell, sang predator, bermain dengan luar biasa, mencetak 30 gol untuk yang kedua kalinya di dua musim berbeda secara berturut-turut.

Sunderland hampir merengkuh trofi Championship musim 1893/1894. Akhirnya klub finis di peringkar dua di bawah Aston Vila. Sunderland kembali meraih gelar di musim 1894/1895, unggul lima poin di atas runners-up, Aston Vila. Usai menjuarai Championship, The Black Cat bermain melawan Heart of Midlothian di ajang the cotish League. Sunderland menang 5-3 atas Midlothian dan difigurkan sebagai “Champions of the World”. Musm 1898/1899, Sunderland pindah kandang ke stadion Roker Park. musim 1901/1902, Sunderland kembali meraih gelar mengungguli Everton 3 poin yang duduk di peringkat dua.

Sunderland mencatat kemenangan terbesar di liga saat bertemu dengan tim rival. Newcastle ditaklukan 9-1 pada tanggal 5 Desember 1908. Tahun 1913, The Black Cat kembali merengkuh titel liga. Sayangnya di tahun yang sama, Sunderland kalah di final FA Cup dari Aston Vila. Padahal ini kesempatan pertama Sunderland untuk meraih double winner, liga dan FA. Musim 1935/1936 adalah edisi ke enam Sunderland berkompetisi di liga. Musim berikutnya, Sunderland menjuarai FA Cup setelah menekuk Preston North End 3-1 di Wembley Stadium.

Akhir tahun 1950-an, Sunderland diterpa masalah finansial. Di tengah masalah tersebut, Sunderland semakin terpuruk saat presiden klub dan tiga direktur klub ditemukan telah melakukan skandal keungan tahun 1957 hingga kemudian masing-masing disuspend dari klub. Keadaan buruk tersebut berdampak pada performa tim. Sunderland terdegradasi dari divisi teratas Inggris untuk pertama kalinya setela selama 68 tahun klub ini nyaman berlaga di sana. Kemudian, Sunderland absen dari Divisi Satu selama enam musim. Baru di musim 1964, Sunderland kembali promosi ke Divisi Satu. Sayangnya di akhir abad 20, Sunderland kembali terdegradasi setalah hanya mampu finis di posisi 21.

Sunderland kembali merengkuh gelar bergengsi di thun 1973. Saat itu The Black Cat berhasil membawa pulang trofi FA Cup. Klub ini mengalahkan Leeds United di partai finalnya. Dengan menjuarai FA Cup ini, Sunderland berhak untuk kualifikasi UEFA Cup Winners’ Cup dan ini menjadi ajang pertama Sunderand berlaga di turnamen Eropa. Di kompetisi para juara Cup negara-negara Eropa ini, Sunderland berhasil menakluka Vasas Budapest dengan agregat 3-0. Selanjutnya, Sunderland disingkirkan Sporting Lisbon dari komeptisi ini. Di laga home, Sunderland sebenarnya menang 2-1. Sayang, di leg kedua, Sporting Lisbon unggul 2-0 dan menjadikan agregat 2-3.

Tahun 1987, Sunderland mencatat rekor raihan poin terendah di liga sepanjang sejarah klub. Tim pun terdegradasi ke Divisi Tiga English League untuk yang pertama kalinya. Beruntungnya, perombakan di tubuh klub dengan kehadiran presiden baru, Bob Murray dan manajer baru, Denis Smith, musim berikutnya, Sunderland sudah bisa promosi ke Divisi Dua. Baru di tahun 1990, Sunderland kembali ke kompetisi kasta teratas sepak bola Inggis meski dalam keadaan yang tidak menentu. Di laga play off antara Sunderland melawan Swindon Town dalam perebutan satu kursi di divisi satu, The Black Cat sebetulnya kalah. Namun, Swindon ditemukan terdapat ketidakberesan dalam hal finansial, maka Sunderland yang ditunjuk berhak atas satu kursi tersebut.

Tahun 1995, Sunderland terlihat bakal terjun kembali ke Divisi Tiga. Tindakkan cepat dilakukan. Peter Reid ditunjuk sebagai nahkoda baru klub dan berhasil mengangkat performa tim. Di bawah asuhannya, stabilitas performa dinilai terjaga. Ia pun dipertahankan untuk melatih. Setelah promosi dari Divisi Satu pada musim 1995/1996, Sunderland mulai menjajaki musim pertamanya di Premier League meski di akhir musimnya, Sunderland hanya finis di peringkat tiga terbawah. Akhirnya, Sunderland pun kembali terdegradasi ke Divisi Satu. Tahun 1997, Sunderland pindah markas. Klub ini meninggalkan Roker Park yang telah dihuninya selama 99 tahun. Sunderland pindah ke kandang barunya, Stadium of Light meski seorang mantan pemain Sunderland, Len Shackleton, mengatakan bahwa tidak akan ada tempat lain seperti Roker. Selanjutnya, Sunderland berkompetisi fluktuatif dari Premier League dan Championship. sempat promosi ke premier league saat diasuh Roy Keane tahun 2007, inkonsistensi kemudian membuat Sunderland kembali terdegradasi. Musim 2017/2018 pun Sunderland tidak akan bermain di Premier League sebab berada di dasar tabel klasemen Premier League musim 2016/2017.

Staf Kepelatihan Sunderland

Posisi Nama
Manajer David Moyes
Asisten Manajer Paul Bracewell
Pelatih Tim Utama Robbie Stockdale
Pelatih Kiper Adrian Tucker
Pelatih U-21 Andy Welsh
Pelatih U-18 Lewis Dickman
Fisioterapist Peter Brand
Sport Scientist Scott Pearce
Kitman John Cooke

Stadium of Light

Sunderland bermarkas di Stadium of Light sejak tahun 1997. Stadion yang terletak di 50 Fawcett St, Sunderland, ini mampu menampung hingga kurang lebih 49.000 penonton. Penamaan stadion dibuat demikian sebagai bentuk penghargaan terhadap wilayah industri dan warisan pertambangan kebanggaan publik Sunderlang. Stadium of Light ini menjadi stadion nomor lima dengan kapasitas terbesar di Inggris.

Sepanjang sejarah klub, Sunderland telah bermukim di tujuh stadion berbeda. Pertama, sejak tahun 1879, Sunderland bermarkas di Blue House Field yang terletak di wilayah Hendon. Stadion ini terletak berdekatan dengan tempat di mana Sunderland didirikan, Hendon Board School. Selanjutnya, Sunderland berpindah markas ke Groves Field di Ashbrooke pada tahun 1882. The Black Cat hanya menghabiskan satu musim di stadion ini. musim berikutnya, Sunderland pindah ke stadion ketiganya, stadion Horatio Strret di wilayah Roker. Stadion ini menjadi stadion pertama di yang terletak di bagian utara sungai Wear. Semusim kemudian, Sunderland pindah ke Abbs Field di Fulwell untuk dua musim ke depan.

Tahun 1886, kandang Sunderland pindah ke Newcastle Road. Stadion ini bertambah kapasitasnya hingga mencapai 15.000 pada tahun 1898. Memasuki abad ke-20, Sunderland berpikir untuk pindah ke stadion dengan kapasitas yang lebih besar. Klub ini pundah ke Roker Park. stadion ini dibuka tanggal 10 September 1898. Kapasitas Stadion Roker Park mencapai 50.000 orang. tahun 1913, Sunderland hampir bangkrut karena biaya pembangunan renovasi tribun utama Rooker Park. tahun 1943, Rooker Park terkena Bom yang menghancurkan salah satu tribunnya. Tahun 1990-an, stadion sudah tak cukup lagi untuk menampung supporter Sunderland. Karena pertimbangan tidakadanya ruan untuk pembangunan kembali Rooker Parkk, Sunderland pun pindah ke Stadium of light di tahun 1997.

Prestasi Sunderland

First Division/ Premier League 1891/1892, 1892/1893, 1894/1895, 1901/1902, 1912/1913, 1935/1936
Second Division/ First Division/ Championship 1975/1976, 1995/1996, 1998/1999, 2004/2005, 2006/2007
Third Division/ Second Division/ League One 1987/1988
FA Cup 1937, 1973
Charity Shield 1936
Sheriff of London Charity Shield 1903
BBC Sports Personality Team of The Year Award 1973
Football World Championship 1895

Aparel dan Kit Sponsorship Sunderland

Sunderland pertama kali disponsori, dengan kesepakatan menempelkan nama perusahaannya di kostum, oleh Cowie’s, grup bisnis yang dipimpin oleh Tom Cowie. Kesepakatan tersebut berlangsung sejak 1983 hingga 1985. Antara tahun 1985 hingga 1999, Sunderland disponsori oleh Vaux Breweries beserta brand minuman yang juga kerap terpampang di jersey tim. Selanjutnya, ada nama-nama perusahaan seperti Boylesport, Tombola, Tullow Oil, Bidvest, Dafabet dan seterusnya. Berikut adalah detailnya.

Periode Aparel Shirt Sponsor
1975-1981 Umbro None
1981-1983 Le Coq Sportif
1983-1985 Nike Cowie’s
1985-1986 Vaux Breweries
1986-1988 Patrick
1988-1994 Hummel
1994-1997 Avec
1997-2000 Asics
2000-2004 Nike Reg Vardy
2004-2005 Diadora
2005-2007 Lonsdale
2007-2010 Umbro Boylesports
2010-2012 Tombola
2012-2013 Adidas Invest in Africa
2013-2015 Bidvest
2015- Dafabet

Leave A Comment